goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Konflik Monyet Ekor Panjang di Indragiri Hilir Riau dan Langkah Penanganannya

Iswan TandirerungDiterbitkan 6 Agu 2026 - 18.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Konflik Monyet Ekor Panjang di Indragiri Hilir Riau dan Langkah Penanganannya
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di Provinsi Riau, kali ini melibatkan primata di Kabupaten Indragiri Hilir. Sejak 23 Juli 2026 hingga 5 Agustus 2026, tercatat sebanyak 19 warga di Kecamatan Tembilahan mengalami luka-luka akibat serangan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Serangan yang terjadi secara beruntun ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat setempat, mengingat satwa tersebut bergerak secara agresif di area pemukiman dan lahan garapan warga.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, rentetan serangan ini diduga kuat tidak dilakukan oleh kawanan besar, melainkan oleh satu individu monyet ekor panjang jantan dewasa. Satwa pembuat onar ini memiliki ciri fisik yang cukup khas, yaitu terdapat bekas luka atau codet pada bagian pipinya. Pola serangan yang diterapkan oleh primata ini juga terbilang spesifik. Ia cenderung mengincar warga yang sedang berada seorang diri atau dalam kondisi lengah. Sasaran gigitannya umumnya adalah bagian kaki, dan setelah berhasil melukai korbannya, monyet tersebut langsung melarikan diri. Hingga kini, upaya untuk memancing satwa tersebut menggunakan umpan buah pisang masih belum membuahkan hasil.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Titik konflik terkonsentrasi di wilayah Kelurahan Tembilahan Kota, tepatnya di kawasan Parit 12, Parit 13, Parit 14, dan Parit 15 di sepanjang Jalan Malagas. Selain menimbulkan korban luka di kalangan warga, kehadiran monyet ekor panjang ini juga membawa dampak buruk bagi sektor pertanian setempat. Lahan pertanian milik warga mengalami kerusakan cukup parah akibat ulah satwa tersebut, yang berujung pada kegagalan panen bagi sejumlah petani. Kerugian ekonomi ini menambah beban masyarakat yang kini juga harus meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga

Gubernur DKI Jakarta Minta Tindakan Tegas Terhadap Nakes yang Rendahkan Pasien BPJS

Gubernur DKI Jakarta Minta Tindakan Tegas Terhadap Nakes yang Rendahkan Pasien BPJS

Menyikapi situasi yang kian meresahkan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Bidang KSDA Wilayah I. Tim ini bergerak memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, koordinasi intensif dilakukan di Kantor Lurah Tembilahan Kota yang dihadiri oleh Kapolres Indragiri Hilir, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Camat Tembilahan, serta Lurah Tembilahan Kota. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, menegaskan bahwa penanganan konflik satwa liar ini harus dilakukan secara terukur demi keselamatan warga sekaligus kelestarian satwa.

Sebelum tim WRU BBKSDA Riau turun langsung ke lokasi, otoritas setempat bersama masyarakat sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkolaborasi dengan unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, pihak kecamatan, relawan, serta warga sekitar untuk melakukan penyisiran. Mereka menyisir area-area yang dicurigai sebagai tempat persembunyian monyet dengan menggunakan peralatan seadanya seperti jaring dan tangguk. Namun, kelincahan satwa tersebut membuat upaya penangkapan awal ini belum berhasil meredam konflik sepenuhnya.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Perpres Legalitas Tambang Timah Rakyat di Belitung

Pemerintah Siapkan Perpres Legalitas Tambang Timah Rakyat di Belitung

Fenomena masuknya monyet ekor panjang ke wilayah pemukiman warga bukan hanya terjadi di Indragiri Hilir. Di berbagai daerah lain di Indonesia, konflik serupa juga kerap dilaporkan. Sebagai contoh, di Gang Menteng, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, dua anak kecil dilaporkan terluka setelah diserang oleh seekor monyet liar yang memasuki pemukiman. Sementara itu, di Jawa Tengah, ratusan monyet ekor panjang dari kawasan perbukitan mulai turun dan memasuki pemukiman warga di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas. Keresahan serupa juga dialami oleh warga Desa Srengseng, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, akibat kemunculan kawanan monyet yang mengganggu aktivitas harian mereka. Bahkan di tingkat internasional, interaksi erat antara manusia dan primata ini mendapat perhatian khusus, seperti di Hong Kong yang baru-baru ini mendeteksi kasus pertama penularan virus B atau virus herpes simiae pada manusia.

Selain penanganan monyet ekor panjang, BBKSDA Riau saat ini juga disibukkan oleh berbagai mitigasi konflik satwa besar lainnya di wilayah Riau, seperti interaksi negatif dengan harimau sumatra. Upaya mitigasi harimau sumatra dilakukan dengan pemasangan kandang jebak atau box trap, kamera jebak, serta penggunaan drone pemantau di beberapa lokasi rawan seperti Desa Sungai Danai di Pulau Burung, Indragiri Hilir, serta Kampung Teluk Lanus di Siak. Konflik harimau ini sebelumnya sempat memakan korban jiwa di Pelalawan dan melukai pekerja di Siak. Berbagai konflik satwa ini menunjukkan pentingnya penanganan yang sistematis dan kolaboratif. Bagi warga Tembilahan, kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat sendirian di sekitar Jalan Malagas, menjadi kunci utama sembari menunggu tim gabungan berhasil mengamankan monyet ekor panjang bercodet tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RiauKonflik SatwaMonyet Ekor PanjangIndragiri Hilir

Berita Terbaru Lainnya

Gubernur DKI Jakarta Minta Tindakan Tegas Terhadap Nakes yang Rendahkan Pasien BPJSPemerintah Siapkan Perpres Legalitas Tambang Timah Rakyat di BelitungTemuan 6 Juta Data Ganda Penerima Makan Bergizi Gratis dan Upaya Pembenahan PemerintahSidang Tahunan MPR 2026 Digelar 14 Agustus dan Dimulai Lebih PagiRumor Pernikahan Bradley Cooper dan Gigi Hadid Serta Fakta Kebersamaan di ParisDPR RI Bantah Isu Surat Presiden Terkait Pergantian KapolriRapat Dewan Pengawas BPI Danantara Bahas Perubahan RKAT dan Solusi Pendanaan KCICMenteri Dalam Negeri Melantik Pejabat Baru untuk Penyegaran Birokrasi Kemendagri

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap