goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Kepala BGN Bantah Program Makan Bergizi Gratis Kuras APBN

Nyaring JalungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepala BGN Bantah Program Makan Bergizi Gratis Kuras APBN
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono secara tegas membantah anggapan yang menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia meluruskan opini tersebut dengan menegaskan bahwa kehadiran program pemenuhan gizi ini tidak mematikan alokasi anggaran untuk sektor-sektor pembangunan penting lainnya. Dalam sebuah konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/7), Sudaryono mengaku gemas melihat narasi dan komentar di media sosial yang seolah-olah menyudutkan program MBG sebagai penyebab terkurasnya anggaran negara.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Klarifikasi dari Kepala BGN ini mengemuka di tengah sorotan tajam publik terhadap sebuah foto yang viral di media sosial. Foto tersebut memperlihatkan kondisi sejumlah siswa di SDN Tanggirejo, Grobogan, Jawa Tengah, yang sedang duduk menyantap hidangan dari program MBG. Hal yang kemudian memicu kritik luas adalah para siswa tersebut makan tepat di depan bangunan ruang kelas yang kondisi atapnya mengalami kerusakan parah. Publik kemudian membandingkan kondisi fasilitas pendidikan tersebut dengan pelaksanaan program makan gratis.

Menanggapi kritik yang mengaitkan program MBG dengan kondisi fasilitas pendidikan yang buruk, Sudaryono memberikan penjelasan menyeluruh mengenai peta permasalahan pembangunan. Ia menggarisbawahi bahwa berbagai persoalan mendasar seperti penyediaan sarana sekolah yang layak, kesejahteraan guru honorer, hingga masalah di sektor pertanian sudah menjadi pekerjaan rumah pemerintah sejak lama. Ia menekankan bahwa kerusakan bangunan sekolah sudah terjadi jauh sebelum program MBG direncanakan dan dianggarkan. Saat ini, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, langkah nyata untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang rusak tersebut justru sedang dijalankan secara masif.

Baca Juga

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Sebagai bukti komitmen pemerintah dalam membenahi infrastruktur pendidikan, Sudaryono memaparkan sejumlah data terkait pelaksanaan renovasi sekolah. Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah merenovasi lebih dari 16.000 sekolah sepanjang 2025. Langkah perbaikan sarana pendidikan ini dipastikan terus berlanjut. Saat ditemui di kantornya pada Rabu (29/7), Sudaryono menjelaskan bahwa target renovasi tahun ini menyasar lebih dari 70.000 unit sekolah. Bahkan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sempat mengutarakan bahwa realisasi perbaikan pada tahun ini bisa mencapai hampir 90.000 sekolah. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan penyelesaian perbaikan untuk 300.000 hingga hampir 400.000 sekolah di seluruh Indonesia. Sudaryono juga menilai tidak tepat jika kondisi bangunan sekolah yang rusak dibandingkan dengan dapur MBG yang baru dibangun.

Selain pembenahan fasilitas pendidikan, pemerintah juga memastikan keberpihakan pada sektor pertanian tetap berjalan beriringan dengan program gizi. Sudaryono mencontohkan kondisi ketersediaan pupuk bagi para petani yang kini diklaim sudah tercukupi dengan baik. Ia membandingkan situasi saat ini dengan masa lalu ketika program MBG belum ada, namun ketersediaan pupuk di lapangan justru sering kurang. Tidak sekadar menjamin pasokan, pemerintah saat ini juga memberikan potongan harga atau diskon sebesar 20 persen untuk meringankan beban biaya produksi para petani.

Baca Juga

Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026 dan Penyesuaian Pertamax

Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026 dan Penyesuaian Pertamax

Upaya penguatan di sektor pertanian tersebut juga didukung dengan peningkatan alokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur pengairan yang sebelumnya banyak mengalami kerusakan. Pemerintah secara konsisten menaikkan anggaran revitalisasi irigasi dari Rp12 triliun pada tahun lalu menjadi Rp14 triliun pada tahun ini, dan dipastikan akan terus berlanjut. Lebih lanjut, pemerintah berencana menyiapkan dana sebesar Rp12 triliun hingga Rp14 triliun untuk membereskan program revitalisasi irigasi secara menyeluruh selama lima tahun ke depan. Melalui rincian tersebut, Sudaryono memastikan bahwa program prioritas pemerintah di berbagai sektor tetap berjalan maksimal.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBadan Gizi NasionalSudaryonoMakan Bergizi GratisAPBNInfrastruktur Sekolah

Berita Terbaru Lainnya

VandS Clinic Seoul Sediakan Diskon Langsung Pengganti Tax Refund bagi WisatawanPelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 TriliunKehadiran Mobil Listrik Leapmotor B10 dan C10 di Pasar Otomotif IndonesiaLangkah Tepat Membaca Informasi Gempa Tektonik di Seram Bagian TimurKrisis Migrasi Ceuta, Dinamika Perbatasan Spanyol-Maroko dan Dampaknya bagi Uni EropaDaftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026 dan Penyesuaian PertamaxCara Membandingkan Harga dan Mengatur Anggaran BBM BP dan Pertamina per 1 Agustus 2026Memahami PSAK 117 dan Cara Baru Menilai Kinerja Perusahaan Asuransi

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap