goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Kesehatan

Kenali 5 Penyebab Kaki Kram saat Tidur dan Cara Mengatasinya

Marulitua PardedeDiterbitkan 1 Agu 2026 - 11.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kenali 5 Penyebab Kaki Kram saat Tidur dan Cara Mengatasinya
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Kram kaki pada malam hari, atau yang secara medis lebih dikenal dengan istilah nocturnal leg cramps, merupakan sebuah kondisi medis yang kerap dialami oleh banyak orang. Fenomena ini ditandai dengan adanya kontraksi otot yang terjadi secara mendadak dan memicu timbulnya rasa nyeri yang tajam. Area tubuh yang paling sering terdampak oleh serangan kram ini meliputi bagian betis, paha, hingga merambat ke area telapak kaki. Serangan kram pada malam hari ini umumnya berlangsung dalam rentang waktu mulai dari beberapa detik hingga bisa mencapai beberapa menit.

Meskipun sering terjadi, banyak orang belum menyadari apa saja faktor risiko utama yang memicu kram kaki saat tidur. Para ahli mencatat bahwa terdapat beberapa faktor pemicu utama untuk kondisi ini. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi kelelahan otot, minimnya aktivitas fisik sehari-hari, posisi tidur yang keliru, hingga terganggunya keseimbangan cairan dan mineral di dalam tubuh.

Salah satu penyebab utama yang perlu diwaspadai adalah aktivitas fisik yang berlebih. Melakukan olahraga dengan intensitas tinggi atau berdiri dalam durasi yang sangat lama dapat membuat otot-otot kaki mengalami kelelahan yang berat. Kondisi kelelahan ekstrem inilah yang kemudian menjadi sangat rentan memicu terjadinya kontraksi atau kejang otot tanpa kendali pada saat tubuh sedang beristirahat.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Selain itu, dehidrasi juga memiliki peran yang sangat penting dalam memicu kram. Saat tubuh mengalami kekurangan cairan, keseimbangan elektrolit vital di dalam tubuh akan menjadi terganggu. Elektrolit penting seperti natrium, kalium, dan magnesium sangat dibutuhkan oleh otot. Ketika keseimbangan mineral ini terganggu, sensitivitas otot terhadap kram akan meningkat secara signifikan.

Baca Juga

Panduan Menghitung Transaksi Beli dan Buyback Emas Antam Saat Harga Turun

Panduan Menghitung Transaksi Beli dan Buyback Emas Antam Saat Harga Turun

Posisi tubuh saat tidur juga tidak boleh diabaikan. Ketika telapak kaki berada dalam posisi menekuk ke bawah, atau yang dikenal dengan istilah plantar flexion, dalam waktu yang lama selama tidur, otot betis akan mengalami perubahan. Otot tersebut akan memendek dan menjadi tegang, sehingga membuatnya menjadi sangat rentan mengalami kram secara mendadak.

Kondisi nocturnal leg cramps ini ditemukan jauh lebih sering terjadi pada kelompok usia dewasa hingga kalangan lanjut usia. Tingginya frekuensi kram pada kelompok usia ini memiliki kaitan yang erat dengan proses penuaan alami. Seiring berjalannya usia, terjadi penurunan alami pada massa otot, penurunan fungsi saraf pendukung, serta berbagai perubahan pada sistem metabolisme tubuh.

Dalam beberapa kasus, kram kaki yang terjadi secara berulang tidak sekadar merupakan kelelahan otot biasa. Kondisi berulang ini bisa menjadi sinyal adanya masalah kesehatan mendasar yang lebih serius. Beberapa gangguan medis yang kerap ditandai dengan kram meliputi gangguan ginjal, diabetes, kelainan tiroid, anemia, hingga penyakit neuropati atau gangguan saraf.

Baca Juga

Peran Penting Bantul Innovation Award dalam Mendorong Budaya Inovasi Daerah

Peran Penting Bantul Innovation Award dalam Mendorong Budaya Inovasi Daerah

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami kram kaki yang terjadi sangat sering atau berlangsung dalam durasi yang panjang. Perhatian medis juga sangat diperlukan jika kram tersebut disertai dengan gejala penyerta lainnya, seperti adanya pembengkakan, rasa kebas atau mati rasa, kelemahan pada otot, atau terjadinya perubahan warna kulit pada area kaki.

Di luar masalah kram otot, kesehatan saraf manusia juga terus menjadi fokus penelitian medis. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan fakta penting mengenai retrotransposon di dalam DNA manusia. Elemen tersebut diketahui dapat merusak sel-sel saraf dan memicu terjadinya peradangan di dalam tubuh. Temuan ini berpotensi memiliki kaitan erat dengan penyakit saraf degeneratif yang lebih parah, seperti Alzheimer dan ALS.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kesehatankram kakitips tidurpenyebab kramkesehatan otot

Berita Terbaru Lainnya

Edukasi Hak Asasi Manusia di Bali, Langkah KemenHAM Cegah Aksi Main Hakim SendiriIHSG Menguat ke 6.224 Saat Rupiah Tertahan di Level Rp 18.065 per Dolar ASPT Era Media Sejahtera Umumkan Pengendali Baru, PT Sinergi Internasional Investama Kuasai 51 Persen Saham DOOHMeningkatkan Produktivitas Padi dengan Sistem PM-AAS di CirebonPolemik Pagar Tinggi di Mal Jakarta Selatan, Penjelasan Pengelola dan Respons GubernurCara Merencanakan Perjalanan Palembang ke Jambi Lewat Tol Baru Trans SumatraTren Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih Indonesia dan Analisis PenyebabnyaPanduan Menerapkan Pola Asuh Digital untuk Melindungi Anak dari Bahaya Internet

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap