goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Menguat ke 6.224 Saat Rupiah Tertahan di Level Rp 18.065 per Dolar AS

Agus KusumaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 11.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Menguat ke 6.224 Saat Rupiah Tertahan di Level Rp 18.065 per Dolar AS
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pergerakan pasar keuangan domestik menunjukkan dinamika yang patut dicermati pada sesi perdagangan akhir pekan. Berdasarkan data transaksi yang tercatat pada hari Jumat (31/07/2026), Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berhasil bergerak di zona hijau dengan mencatatkan penguatan yang positif. Namun, pergerakan positif di pasar saham dalam negeri ini tidak diikuti secara linier oleh nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang dilaporkan masih dalam posisi tertahan. Kondisi pasar modal dan valuta asing domestik di Jakarta ini berjalan beriringan dengan munculnya kabar dari luar negeri mengenai peristiwa serangan pesawat tanpa awak atau drone yang menyasar sebuah pelabuhan di negara Mesir.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Bila melihat rincian pergerakan indeks saham lebih lanjut, Indeks Harga Saham Gabungan menunjukkan performa yang cukup solid sejak awal perdagangan dibuka. Pada pukul 10:04 WIB di hari perdagangan Jumat tersebut, indeks saham domestik ini terpantau mengalami penguatan sebesar 0,62 persen. Penguatan persentase tersebut secara langsung membawa posisi indeks naik ke level 6.224. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang stabil berada di zona hijau ini mencerminkan situasi perdagangan saham pada jam-jam awal tersebut. Angka 6.224 ini menjadi catatan penting dalam transaksi pasar saham pada hari itu.

Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau masih berada dalam posisi yang belum menunjukkan penguatan signifikan atau tertahan. Mata uang rupiah dilaporkan berada di level Rp 18.065 per dolar AS. Angka transaksi ini menunjukkan bahwa mata uang rupiah belum mampu bergerak menjauh dari kisaran Rp 18.000 per dolar AS pada hari perdagangan tersebut. Posisi nilai tukar rupiah yang masih tertahan di level Rp 18.065 per dolar AS ini menjadi perhatian tersendiri bagi para pengamat pasar valuta asing, terutama ketika disandingkan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang justru mampu menguat dan bertahan di zona hijau pada waktu yang bersamaan.

Baca Juga

Kinerja Keuangan PT Sentul City Tbk (BKSL) Semester I 2026 dan Perkembangan Kawasan

Kinerja Keuangan PT Sentul City Tbk (BKSL) Semester I 2026 dan Perkembangan Kawasan

Ketahanan nilai tukar rupiah di level tersebut bertepatan dengan beredarnya informasi mengenai situasi geopolitik internasional, yakni adanya laporan mengenai serangan pesawat tanpa awak atau drone terhadap sebuah pelabuhan di Mesir. Laporan yang muncul bersamaan dengan tertahannya nilai tukar rupiah di angka Rp 18.065 per dolar AS ini menjadi salah satu kabar yang mengiringi pergerakan pasar. Meski demikian, tidak terdapat rincian informasi lebih lanjut mengenai kronologi pasti peristiwa serangan drone di pelabuhan Mesir tersebut dari sumber terkait. Ketiadaan informasi mendetail mengenai dampak dari serangan tersebut membuat kabar ini sekadar menjadi latar belakang peristiwa pada hari perdagangan itu.

Seluruh rincian pergerakan pasar keuangan ini, mulai dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan di zona hijau hingga posisi nilai tukar rupiah yang tertahan, menjadi fokus bahasan utama dalam ulasan ekonomi. Analisis dan ulasan mengenai kondisi pasar modal serta valuta asing tersebut disampaikan secara langsung oleh Serliana Salsabila. Ulasan pasar dari Serliana Salsabila ini disiarkan melalui program khusus bertajuk Profit yang ditayangkan oleh jaringan televisi CNBC Indonesia. Program televisi tersebut mengulas angka-angka indikator ekonomi ini pada siaran hari Jumat, 31 Juli 2026, memberikan gambaran utuh mengenai situasi pasar saham dan mata uang.

Baca Juga

Membedah Kinerja dan Strategi Pertumbuhan Telkom pada Semester I 2026

Membedah Kinerja dan Strategi Pertumbuhan Telkom pada Semester I 2026

Sebagai rangkuman perdagangan, hari Jumat tanggal 31 Juli 2026 ditutup dengan catatan pergerakan pasar yang bervariasi antara pasar saham dan pasar uang. Indeks Harga Saham Gabungan menapaki zona hijau dengan penguatan 0,62 persen hingga menyentuh level 6.224 tepat pada pukul 10:04 WIB. Sebaliknya, mata uang rupiah masih harus tertahan di posisi Rp 18.065 per dolar AS di tengah beredarnya kabar mengenai serangan drone di pelabuhan Mesir. Dinamika yang diulas dalam program Profit oleh CNBC Indonesia ini menegaskan bagaimana pergerakan instrumen keuangan domestik pada hari tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

CNBC IndonesiaRupiahDolar ASIHSGMesir

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Mengelola Aksi Crowd Surfing dengan Properti Raksasa di Konser MusikTren Truk Kabin Lebar Makin Diminati Pengusaha, KTB Fuso Ungkap AlasannyaBerpulangnya Maestro Seni Rupa Nasirun, Informasi Lengkap Waktu, Lokasi, dan Rencana PemakamanCara Memahami Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis pada APBN 2028Jadwal dan Panduan Menonton Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026Kinerja Keuangan PT Sentul City Tbk (BKSL) Semester I 2026 dan Perkembangan KawasanMembedah Kinerja dan Strategi Pertumbuhan Telkom pada Semester I 2026Strategi dan Alokasi Anggaran Rencana Aksi Pengelolaan Perbatasan Negara 2026

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap