goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Evaluasi Kebijakan Bebas Visa, Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan dan Pendapatan Negara

Marulitua PardedeDiterbitkan 5 Agu 2026 - 17.57 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Evaluasi Kebijakan Bebas Visa, Peran Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan dan Pendapatan Negara
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Apakah kebijakan bebas visa bagi warga asing benar-benar menguntungkan Indonesia secara keseluruhan, atau justru menyimpan risiko tersembunyi bagi keamanan perbatasan dan kas negara? Pertanyaan praktis ini sering kali terlintas di benak masyarakat saat melihat ramainya kunjungan wisatawan mancanegara di berbagai pintu masuk wilayah Indonesia. Di satu sisi, kehadiran warga asing menggerakkan roda ekonomi lokal, tetapi di sisi lain, pengawasan yang longgar dapat mengancam kedaulatan serta mengurangi potensi pendapatan negara yang seharusnya bisa dikelola dengan lebih maksimal.

Menjawab kegelisahan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memberikan perhatian khusus pada tata kelola keimigrasian nasional. Dalam penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Imigrasi

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
dan Pemasyarakatan untuk Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung pada hari Senin, 3 Agustus 2026, aspek kedaulatan dan penerimaan negara menjadi sorotan utama. Pemeriksaan ini mempertegas bahwa pengelolaan pintu gerbang negara tidak boleh sekadar mengejar target angka kunjungan.

Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, menegaskan bahwa fungsi keimigrasian memiliki dimensi yang sangat luas. Keimigrasian tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), melainkan memiliki peran yang jauh lebih strategis sebagai penyaring utama terhadap orang asing yang ingin memasuki wilayah Indonesia. Melalui fungsi penyaringan ini, negara dapat memastikan bahwa hanya warga asing yang memberikan manfaat dan tidak membahayakan keamanan nasional yang diizinkan melintasi perbatasan.

Terkait dengan kebijakan visa, BPK sebelumnya telah melakukan analisis mendalam mengenai dampak pemberlakuan bebas visa kunjungan secara masif. Dari hasil penilaian BPK, kebijakan yang memberikan fasilitas bebas visa kunjungan secara luas kepada 169 negara berpotensi memangkas penerimaan negara dalam jumlah yang sangat signifikan. Potensi kehilangan pendapatan tersebut ditaksir dapat mencapai hingga Rp3,02 triliun setiap tahunnya. Angka yang cukup besar ini tentu dapat dialokasikan untuk pembangunan berbagai sektor pelayanan publik lainnya jika dikelola melalui sistem visa berbayar yang tepat.

Baca Juga

Kualitas Lapangan Kerja Formal Lebih Mendesak Dibandingkan Penurunan Angka Pengangguran

Kualitas Lapangan Kerja Formal Lebih Mendesak Dibandingkan Penurunan Angka Pengangguran

Melihat potensi kehilangan tersebut, BPK merekomendasikan agar rencana untuk memberlakukan kembali kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) secara luas ditinjau ulang secara menyeluruh. Proses peninjauan kembali ini disarankan tidak dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait yang memiliki kepentingan langsung terhadap keamanan perbatasan, pariwisata, serta perekonomian nasional. Langkah kolaboratif ini penting agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar berimbang antara aspek kemudahan kunjungan dan perlindungan kepentingan nasional.

Di sisi lain, catatan kinerja keuangan sektor keimigrasian sebenarnya menunjukkan performa yang sangat impresif pada tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, pada tahun 2023, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor keimigrasian berhasil menembus angka Rp7,61 triliun. Pencapaian ini sangat luar biasa karena melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni mencapai sebesar 327,03 persen dari target awal. Menariknya, meskipun tidak semua negara mendapatkan fasilitas bebas visa secara cuma-cuma, arus kunjungan warga negara asing ke Indonesia pada tahun 2023 tetap menunjukkan tren peningkatan yang positif hingga mencapai lebih dari 10,6 juta orang.

Menanggapi catatan dan rekomendasi dari pihak pemeriksa keuangan tersebut, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, memberikan penjelasan mengenai arah kebijakan instansinya. Menurut Hendarsam Marantoko, peningkatan perolehan PNBP memang merupakan salah satu indikator manfaat nyata yang dihasilkan dari penerapan kebijakan visa di Indonesia. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa pencapaian finansial tersebut bukanlah satu-satunya parameter atau ukuran tunggal untuk menilai keberhasilan kinerja jajaran keimigrasian.

Baca Juga

Nama Tokoh Anime dan Musisi Populer Mewarnai Data Kependudukan Indonesia Semester I 2026

Nama Tokoh Anime dan Musisi Populer Mewarnai Data Kependudukan Indonesia Semester I 2026

Bagi Direktorat Jenderal Imigrasi, menjaga keseimbangan antara pelayanan, penegakan hukum, keamanan negara, dan fasilitator pembangunan ekonomi adalah misi utama yang harus dijalankan secara beriringan. Kebijakan visa yang diterapkan harus dipandang sebagai instrumen kedaulatan yang fleksibel namun tetap tegas. Dengan demikian, pengawasan ketat di pintu-pintu imigrasi tidak akan menghambat investasi dan pariwisata yang sehat, melainkan justru memberikan kepastian hukum bagi para pendatang yang berniat baik untuk tinggal sementara maupun bekerja di Indonesia.

Melalui koordinasi yang lebih erat antarinstansi pemerintah ke depan, diharapkan perumusan kebijakan visa tidak lagi hanya berfokus pada kuantitas kunjungan semata. Penataan ulang kebijakan bebas visa kunjungan diharapkan mampu meminimalisasi kebocoran pendapatan negara sekaligus memperkuat fungsi deteksi dini terhadap potensi ancaman keamanan yang dibawa oleh pelintas batas asing. Bagi masyarakat umum, langkah penertiban dan evaluasi ini memberikan jaminan bahwa kedaulatan wilayah Indonesia tetap terjaga dengan baik tanpa harus mengorbankan potensi pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata global.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ImigrasiPNBPBPK RIBebas VisaKedaulatan Negara

Berita Terbaru Lainnya

Kualitas Lapangan Kerja Formal Lebih Mendesak Dibandingkan Penurunan Angka PengangguranEkonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026Nama Tokoh Anime dan Musisi Populer Mewarnai Data Kependudukan Indonesia Semester I 2026Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok Digagalkan di Tanjung PriokPengungkapan Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia, Kronologi Penyitaan 80 Kg Sabu dan Penangkapan Enam TersangkaPerbedaan Istana Merdeka dan Istana Negara Serta Lokasi Upacara HUT RIPemesanan Honda Super-One Resmi Dibuka di Indonesia dengan Harga Mulai Rp438 JutaBlue Bird Catatkan Pendapatan Rp2,97 Triliun pada Semester I 2026 di Tengah Tantangan Operasional

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap