Kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta dipadati oleh ribuan peserta yang menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara keagamaan berskala nasional ini digelar secara khusus sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati hari ulang tahun ke-81 Republik Indonesia. Dengan banyaknya massa yang berkumpul di satu titik, kesiapan fasilitas pendukung menjadi perhatian utama bagi penyelenggara maupun lembaga sosial. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengambil langkah antisipatif dengan menurunkan dua unit khususnya, yaitu Rumah Sehat Baznas (RSB) dan Baznas Tanggap Bencana (BTB), guna menjaga keselamatan serta kenyamanan seluruh jemaah yang hadir.
Langkah taktis ini memperlihatkan pentingnya koordinasi lapangan yang matang dalam mengelola acara publik dengan konsentrasi massa yang tinggi. Di bawah arahan Ketua Baznas Sodik Mudjahid, pembagian tugas pelayanan kemanusiaan dilakukan secara terencana. RSB memegang kendali penuh atas penanganan medis, sedangkan BTB berfokus pada kesiapsiagaan serta penyediaan logistik dasar bagi para peserta. Pembagian peran yang jelas ini memastikan bahwa kekhusyukan aspek spiritualitas jemaah dapat berjalan beriringan dengan jaminan keamanan fisik mereka selama berada di kawasan Monas.








