Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menekan angka emisi di Indonesia terus menghadapi tantangan yang nyata. Salah satu ancaman terbesar datang dari potensi kerusakan hutan di wilayah timur Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, secara khusus mengingatkan bahwa deforestasi dalam skala besar di Papua berpotensi menghapus seluruh capaian pengurangan emisi yang telah diraih Indonesia. Peringatan ini menjadi catatan penting mengenai betapa krusialnya peran hutan dalam menjaga keseimbangan iklim dan lingkungan secara nasional.
Pernyataan penting tersebut disampaikan secara langsung oleh Dino Patti Djalal saat hadir sebagai pembicara dalam acara Indonesia Net Zero Summit 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa jika deforestasi kembali terjadi dalam skala besar di Papua, dampaknya akan sangat merugikan target iklim negara. Seluruh penghematan emisi yang selama ini telah berhasil dicapai secara susah payah dari berbagai sektor lain, seperti sektor energi, sektor industri, maupun sektor transportasi, akan hilang begitu saja akibat hilangnya tutupan hutan.








