goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Lingkungan

Dino Patti Djalal Mengingatkan Ancaman Deforestasi Papua Terhadap Target Emisi

Agus KusumaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dino Patti Djalal Mengingatkan Ancaman Deforestasi Papua Terhadap Target Emisi
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menekan angka emisi di Indonesia terus menghadapi tantangan yang nyata. Salah satu ancaman terbesar datang dari potensi kerusakan hutan di wilayah timur Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, secara khusus mengingatkan bahwa deforestasi dalam skala besar di Papua berpotensi menghapus seluruh capaian pengurangan emisi yang telah diraih Indonesia. Peringatan ini menjadi catatan penting mengenai betapa krusialnya peran hutan dalam menjaga keseimbangan iklim dan lingkungan secara nasional.

Pernyataan penting tersebut disampaikan secara langsung oleh Dino Patti Djalal saat hadir sebagai pembicara dalam acara Indonesia Net Zero Summit 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa jika deforestasi kembali terjadi dalam skala besar di Papua, dampaknya akan sangat merugikan target iklim negara. Seluruh penghematan emisi yang selama ini telah berhasil dicapai secara susah payah dari berbagai sektor lain, seperti sektor energi, sektor industri, maupun sektor transportasi, akan hilang begitu saja akibat hilangnya tutupan hutan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Kerusakan hutan di kawasan timur Indonesia tersebut tidak hanya berdampak pada satu aspek saja. Dino Patti Djalal menegaskan bahwa deforestasi di Papua membawa konsekuensi yang sangat besar dan mencakup berbagai bidang kehidupan masyarakat luas. Dampak buruk tersebut meliputi konsekuensi yang signifikan terhadap lingkungan hidup, terganggunya perekonomian, rusaknya tatanan sosial, hingga memicu memburuknya krisis iklim. Oleh karena itu, langkah pencegahan pembukaan lahan hutan yang tidak terkendali menjadi sangat penting untuk segera diwujudkan oleh semua pihak.

Baca Juga

Jadwal Lengkap dan Informasi Pramusim Manchester City Musim 2026/2027

Jadwal Lengkap dan Informasi Pramusim Manchester City Musim 2026/2027

Terkait dengan keberlanjutan kebijakan pemerintah di sektor lingkungan, Dino Patti Djalal juga menyoroti peran penting dari transisi kepemimpinan nasional. Ia secara langsung mengingatkan agar pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dapat terus menjaga upaya penurunan laju deforestasi di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini dinilai sangat penting untuk mempertahankan keberhasilan pelestarian lingkungan yang sudah berhasil dicapai oleh pemerintahan sebelumnya.

Pada masa pemerintahan sebelumnya, yakni di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia tercatat telah berhasil menorehkan prestasi yang signifikan dalam bidang pelestarian lingkungan hidup. Angka penurunan laju deforestasi nasional berhasil ditekan hingga mencapai sekitar 85 persen. Keberhasilan dalam menurunkan angka deforestasi secara drastis ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Indonesia, sehingga tren positif tersebut mutlak harus dipertahankan dan dilanjutkan oleh pemerintahan yang baru.

Perhatian terhadap isu lingkungan dan target emisi ini ternyata tidak hanya terbatas pada kawasan hutan daratan. Dalam pemaparannya di acara yang sama, pendiri FPCI tersebut juga meminta agar pemerintah mengambil langkah yang lebih kuat dalam melindungi ekosistem kritis lainnya. Secara spesifik, ia mendesak adanya perlindungan yang lebih kuat terhadap kawasan lahan gambut serta ekosistem mangrove di Indonesia, mengingat kedua ekosistem ini juga memegang peranan yang sangat penting bagi kelestarian alam dan target pengurangan emisi.

Baca Juga

Antisipasi dan Mitigasi Dampak Krisis Air Bersih Sepanjang Musim Kemarau 2026

Antisipasi dan Mitigasi Dampak Krisis Air Bersih Sepanjang Musim Kemarau 2026

Pentingnya menjaga alam Papua dari ancaman deforestasi juga telah mendapat sorotan luas dari kalangan akademisi dan peneliti lingkungan. Isu ini dibahas secara mendalam dalam sebuah artikel jurnal ilmiah yang ditulis oleh Laurents dan Sadina pada tahun 2025. Karya ilmiah yang mengusung judul "Deforestasi di Papua: Dampak Lingkungan dan Implikasinya Terhadap Hak Asasi Manusia" tersebut secara resmi diterbitkan di dalam GREAT (Global Research and Inovation Journal).

Kajian dalam jurnal tersebut semakin mempertegas berbagai alasan mendasar mengapa alam Papua wajib untuk dilindungi secara maksimal oleh negara. Wilayah ini secara ekologis diakui sebagai benteng pertahanan ekologis terakhir yang dimiliki oleh Indonesia. Kawasan tersebut diketahui menyimpan miliaran ton karbon yang sangat krusial dalam menahan laju perubahan iklim. Selain itu, alam Papua juga merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati yang sangat unik, serta menjadi ruang hidup yang tidak terpisahkan bagi keberadaan masyarakat adat setempat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoPapuaDino Patti DjalalDeforestasiEmisi KarbonFPCI

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Risiko Tambang Batu Bara dari Tragedi Ledakan di BalochistanProgram Persiapan LPDP Kemenag bagi Santri dan Talenta PTKINPengalihan Penumpang dan Pemenuhan Hak Tiket Pasca-Kebakaran KM Prince Soya di SamarindaKrisis Migrasi Ceuta, Puluhan Ribu Imigran Mulai Tinggalkan Perbatasan Spanyol di Afrika UtaraPersiapan Pemasangan PLTS Atap dan Dinamika Harga di Sektor ResidensialKerusuhan Komunal di Nepal Selatan, Kronologi Bentrokan, Dampak, dan Respons PemerintahFakta Pengamanan Belasan Remaja Diduga Hendak Tawuran di Tapos DepokCara Menyesuaikan Pemasangan Pagar Mal Sesuai Rencana Penertiban Pemprov DKI Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap