goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Cara Seskab Teddy Indra Wijaya Merawat Jaringan yang Perlu Dicontoh Politisi

Marulitua PardedeDiterbitkan 4 Agu 2026 - 11.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Seskab Teddy Indra Wijaya Merawat Jaringan yang Perlu Dicontoh Politisi
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Bagaimana cara seorang pejabat atau tokoh publik menjaga hubungan baik dengan lingkaran pertemanan lamanya setelah berhasil menduduki posisi strategis di pemerintahan? Pertanyaan ini sering kali muncul di tengah dinamika politik Indonesia yang cenderung transaksional dan berorientasi pada kepentingan sesaat. Dalam banyak kasus, ketika seseorang mendapatkan jabatan tinggi, hubungan dengan rekan-rekan seperjuangan di masa lalu perlahan mulai merenggang akibat kesibukan atau perbedaan status sosial. Namun, langkah yang ditunjukkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya baru-baru ini memperlihatkan pendekatan yang berbeda dan dinilai dapat menjadi contoh nyata bagi para politisi di tanah air.

Kehadiran Teddy Indra Wijaya dalam acara reuni dan syukuran 15 tahun Akademi TNI-Polri Angkatan 2011 menjadi sorotan yang menarik perhatian publik. Acara silaturahmi tersebut diselenggarakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kehadiran seorang Sekretaris Kabinet di tengah rekan-rekan seangkatannya menunjukkan bahwa jabatan tinggi di pemerintahan tidak menghalanginya untuk tetap menjaga kedekatan dengan lingkaran pertemanan lamanya. Pertemuan ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa, melainkan sebuah bentuk komitmen untuk merawat ikatan emosional dan profesional yang telah dibangun sejak masa pendidikan militer dan kepolisian.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Langkah Seskab Teddy ini dinilai memiliki dimensi strategis yang sangat penting oleh para pengamat. Pendiri lembaga survei KedaiKOPI sekaligus pengamat politik, Hendri Satrio yang akrab disapa Hensa, memberikan pandangannya mengenai fenomena ini. Dalam keterangannya di Jakarta pada sebuah hari Senin, Hensa menyatakan bahwa cara Teddy Indra Wijaya dalam merawat jaringan dengan rekan-rekan seangkatannya merupakan sebuah manuver strategis jangka panjang. Menurut Hensa, langkah elegan seperti ini sangat perlu dicontoh oleh para politisi yang sering kali melupakan pentingnya menjaga hubungan dengan basis pertemanan awal mereka. Ketika seorang politisi atau pejabat naik kelas ke tingkat nasional, mereka cenderung berfokus pada jaringan baru di tingkat elit kekuasaan dan mengabaikan rekan sejawat yang telah menemani mereka sejak awal karier.

Baca Juga

Riwayat Lahan Proyek Waduk di Kramat Jati yang Berubah Menjadi TPS Liar

Riwayat Lahan Proyek Waduk di Kramat Jati yang Berubah Menjadi TPS Liar

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam pertemuan di Lanud Halim Perdanakusuma tersebut adalah pesan yang disampaikan oleh Teddy kepada rekan-rekannya. Ia menyampaikan pesan yang berbunyi, "yang di atas bantu yang di bawah". Ungkapan sederhana ini membawa makna yang sangat mendalam dalam konteks soliditas dan gotong royong. Pesan tersebut menekankan bahwa mereka yang telah berhasil mencapai posisi lebih tinggi atau memiliki otoritas lebih besar memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul, mendukung, dan membantu rekan-rekan mereka yang masih berjuang di level bawah. Sikap ini menciptakan ekosistem hubungan yang saling mendukung, bukan saling menjatuhkan. Pesan tersebut juga mencerminkan pentingnya kepemimpinan yang tidak melupakan akar rumput atau rekan seperjuangan. Di tengah persaingan karier yang ketat baik di dunia militer, kepolisian, maupun politik praktis, memiliki komitmen untuk saling membantu adalah nilai yang langka. Teddy menunjukkan bahwa keberhasilan individu sejatinya harus membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya, terutama bagi mereka yang berada di angkatan yang sama.

Bagi para politisi di Indonesia, menjaga jaringan sering kali dipandang sebagai aktivitas yang hanya dilakukan menjelang kontestasi pemilu atau saat membutuhkan dukungan suara. Pendekatan transaksional seperti ini biasanya tidak bertahan lama dan mudah rapuh ketika kepentingan politik bergeser. Sebaliknya, apa yang diperlihatkan oleh Teddy Indra Wijaya melalui kehadirannya di reuni angkatan menunjukkan model perawatan jaringan yang berbasis pada nilai-nilai kebersamaan jangka panjang. Dengan merawat hubungan sejak dini dan menjaga komunikasi yang setara dengan rekan sejawat, seorang tokoh dapat membangun fondasi kepercayaan yang kokoh dan berkelanjutan.

Baca Juga

Rencana Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Memperkuat Hilirisasi Nikel

Rencana Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Memperkuat Hilirisasi Nikel

Pandangan dari Hendri Satrio menegaskan bahwa dalam dunia politik dan pemerintahan, kekuatan jaringan tidak hanya diukur dari seberapa banyak tokoh penting yang dikenal di tingkat atas, tetapi juga dari seberapa solid dukungan dari rekan-rekan seangkatan atau sejawat. Rekan seangkatan sering kali menjadi pilar penyokong yang paling tulus karena hubungan yang terbangun didasari oleh sejarah perjuangan yang sama, bukan semata-mata karena jabatan atau kekuasaan. Oleh karena itu, menyempatkan waktu di tengah kesibukan dinas yang padat sebagai Seskab untuk menghadiri syukuran angkatan merupakan investasi sosial yang sangat berharga.

Secara keseluruhan, teladan yang ditunjukkan oleh Teddy Indra Wijaya memberikan perspektif baru mengenai pentingnya etika dalam merawat jaringan. Ketika seorang pejabat mampu membumi dan mengingat kembali asal-usul serta rekan-rekan seperjuangannya, hal itu memancarkan kepemimpinan yang matang dan inklusif. Para politisi nasional dapat mengambil pelajaran berharga ini untuk tidak hanya berfokus pada perebutan kekuasaan, melainkan juga pada bagaimana menjaga hubungan kemanusiaan yang tulus dan saling membantu demi kemajuan bersama.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Politik IndonesiaTeddy Indra WijayaHendri SatrioSeskab TeddyAkademi TNI-Polri 2011

Berita Terbaru Lainnya

Riwayat Lahan Proyek Waduk di Kramat Jati yang Berubah Menjadi TPS LiarRencana Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Memperkuat Hilirisasi NikelPemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis hingga Tingkat RTPemkab Lombok Tengah Perbarui Rambu Bahaya Wisata Usai Insiden di Pantai SemetiHarga Minyak Dunia Anjlok 7 Persen ke Level Terendah Sejak 13 JuliMengapa LPS Membantah Fenomena Masyarakat Makan Tabungan?Hasil DA8 Tadi Malam, Sakhi Tersenggol dan Jadwal Grup 5 Top 37Tawaran 36 Unit Lapis Baja AWAV dan Penguatan Pertahanan TNI di Balik Pertemuan Indonesia-Thailand

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap