goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Riwayat Lahan Proyek Waduk di Kramat Jati yang Berubah Menjadi TPS Liar

Agus KusumaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 12.44 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Riwayat Lahan Proyek Waduk di Kramat Jati yang Berubah Menjadi TPS Liar
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kawasan Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, belakangan ini menjadi sorotan setelah peristiwa kebakaran melanda sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayah tersebut. Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu (1/8) sekitar pukul 07.02 WIB itu tidak hanya menyisakan tumpukan puing, tetapi juga membawa duka mendalam karena gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran saat bertugas. Di balik tragedi ini, terungkap fakta penting mengenai status kepemilikan lahan yang ternyata merupakan aset milik pemerintah daerah. Lahan yang kini dipenuhi tumpukan sampah tersebut sebenarnya adalah tanah negara yang awalnya dipersiapkan untuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah Jakarta Timur.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Berdasarkan informasi dari pihak berwenang, lahan yang menjadi lokasi TPS liar ini secara administratif tercatat sebagai aset resmi milik Dinas Sosial. Pada mulanya, pemerintah daerah berencana memanfaatkan area tersebut untuk kepentingan publik yang lebih luas. Dinas Sumber Daya Air (SDA) ditunjuk untuk menggarap proyek pembuatan waduk, embung, atau situ di lokasi tersebut guna mengatasi persoalan genangan air di kawasan sekitar. Pengerukan awal pun sempat dilakukan oleh petugas Dinas SDA untuk membentuk kolam retensi air. Namun, di tengah proses pengerukan lahan tersebut, muncul kendala yang menghambat kelanjutan proyek. Sejumlah oknum warga tiba-tiba muncul dan mengklaim secara sepihak bahwa lahan tersebut adalah milik mereka. Klaim sepihak ini memicu sengketa status kepemilikan tanah, sehingga proyek pembangunan waduk terpaksa terhenti sementara waktu demi menyelesaikan persoalan hukum dan administrasi yang terjadi di lapangan.

Akibat proyek yang terhenti dan status lahan yang berada dalam sengketa, area bekas galian embung tersebut menjadi tidak terurus. Kondisi lahan yang terbengkalai ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Perlahan tapi pasti, area cekungan bekas galian tersebut mulai diurug dengan berbagai macam material. Mulai dari puing-puing sisa bangunan, sampah rumah tangga, hingga berbagai jenis limbah lainnya dibuang secara ilegal ke lokasi ini. Seiring berjalannya waktu, volume sampah yang dibuang ke kawasan ini terus bertambah hingga akhirnya mengubah fungsi lahan proyek waduk tersebut sepenuhnya menjadi tempat pembuangan sampah liar berskala besar di tengah pemukiman warga Kampung Dukuh.

Baca Juga

Tragedi Pembunuhan Siswi SMP di Nabire Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Tragedi Pembunuhan Siswi SMP di Nabire Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Dampak dari keberadaan TPS liar ini mencapai puncaknya pada Sabtu (1/8) pagi ketika kobaran api mulai membakar tumpukan sampah di lokasi tersebut sekitar pukul 07.02 WIB. Kebakaran ini memicu kepulan asap tebal dan membutuhkan penanganan cepat dari petugas pemadam kebakaran. Dalam upaya pemadaman tersebut, sebuah kabar duka datang dari tim penyelamat. Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Andriyono dilaporkan meninggal dunia saat sedang menjalankan tugasnya di lapangan. Andriyono, yang menjabat sebagai Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, sempat mengeluhkan kondisi sakit ketika proses pemadaman berlangsung sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa tragis ini menegaskan bahaya nyata dari keberadaan tempat pembuangan sampah ilegal yang tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.

Menyikapi kejadian tersebut, pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut. Humas Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemprov DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menyatakan bahwa TPS liar di Kampung Dukuh ini kini telah resmi ditutup untuk umum. Di sekitar lokasi, petugas telah memasang spanduk larangan keras untuk membuang sampah. Langkah penutupan ini juga disertai dengan ancaman sanksi hukum yang tegas bagi siapa saja yang kedapatan melanggar aturan tersebut. Warga yang nekat membuang sampah di area ini akan dikenakan denda administratif hingga maksimal Rp500.000, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Pasal 130 ayat (1) huruf b.

Baca Juga

Strategi Percepatan Program Prioritas dan Peningkatan Kinerja ASN Pemerintah Kota Batam

Strategi Percepatan Program Prioritas dan Peningkatan Kinerja ASN Pemerintah Kota Batam

Selain penutupan dan penegakan aturan sanksi, pemerintah daerah melalui dinas terkait juga langsung melakukan tindakan pembersihan di area bekas kebakaran tersebut. Dinas Lingkungan Hidup telah mengerahkan petugas dan armada untuk mulai mengangkut tumpukan sampah serta puing-puing yang menimbun lahan proyek waduk tersebut. Proses pengangkutan sampah ini ditargetkan dapat diselesaikan sepenuhnya dalam waktu sepekan ke depan. Upaya pembersihan ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi lahan agar steril dari sampah, sehingga ke depannya sengketa lahan dapat segera diselesaikan dan rencana awal pembangunan waduk oleh Dinas Sumber Daya Air dapat kembali dilanjutkan demi kepentingan masyarakat luas di Jakarta Timur.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta TimurKramat JatiKampung DukuhTPS LiarDinas Lingkungan Hidup

Berita Terbaru Lainnya

Tragedi Pembunuhan Siswi SMP di Nabire Soroti Celah Sistem Perlindungan AnakSaham BAJA Disuspensi BEI Setelah Melonjak 88,8 Persen dalam SebulanPergerakan Pasar, IHSG Menguat ke Level 6.260 dan Rupiah Melemah ke Rp 18.020 per Dolar ASIHSG Dibuka Menguat ke Level 6.255 pada Awal PerdaganganDolar AS Tembus Level Rp 18.000 pada Perdagangan Pagi IniStrategi Percepatan Program Prioritas dan Peningkatan Kinerja ASN Pemerintah Kota BatamRencana Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Memperkuat Hilirisasi NikelPemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis hingga Tingkat RT

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap