goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Memastikan Kualitas Beras Premium dan Menghindari Kerugian

Agus KusumaDiterbitkan 30 Jul 2026 - 12.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memastikan Kualitas Beras Premium dan Menghindari Kerugian
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Dugaan penipuan mutu beras premium tengah menjadi perhatian serius di Indonesia. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa praktik curang ini diperkirakan telah merugikan konsumen hingga mencapai Rp98 triliun. Kerugian tersebut dihitung dari selisih harga beras yang dijual dengan label premium, padahal kualitas fisiknya tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk melindungi diri dari kerugian finansial saat berbelanja bahan pokok, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara mengidentifikasi kualitas beras dan memahami regulasi yang berlaku.

Langkah pertama untuk mengenali beras premium adalah dengan memeriksa persentase beras patah. Berdasarkan standar yang ditetapkan pemerintah, batas maksimal beras patah untuk kategori premium adalah 14,5 persen. Namun, dalam pengujian mutu terhadap 212 merek beras premium yang dilaporkan kepada Satgas Pangan Polri, ditemukan adanya sampel dengan kadar beras patah yang jauh melebihi batas, yakni berkisar antara 33,27 persen hingga 59,20 persen. Saat membeli beras premium, perhatikan secara visual persentase butiran beras yang hancur di dalam kemasan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Baca Juga

Sinergi KUB Bank Jatim dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan Konsolidasi

Sinergi KUB Bank Jatim dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan Konsolidasi

Langkah kedua adalah mengevaluasi kewajaran harga beras yang ditawarkan di pasar. Kementerian Pertanian memperkirakan beras dengan kadar kerusakan tinggi tersebut sebenarnya hanya layak dihargai sekitar Rp8.000 per kilogram. Namun, produk di bawah standar ini justru dijual dengan harga premium mencapai Rp17.300 per kilogram. Selisih harga sekitar Rp9.300 per kilogram inilah yang menjadi sumber kerugian konsumen. Satu grup perusahaan bahkan diduga meraup keuntungan hingga Rp2 triliun dari praktik ini. Jika menemukan beras berlabel premium tetapi dengan kualitas fisik yang buruk, hindari membelinya dengan harga tinggi.

Langkah ketiga adalah menyikapi situasi pasar dengan bijak tanpa perlu melakukan pembelian berlebih. Kementerian Pertanian memperkirakan sekitar 39,75 persen beras premium yang beredar, atau setara 12,2 juta ton, diduga tidak memenuhi standar mutu. Kendati demikian, pasokan beras nasional secara umum tetap aman. Saat ini, Indonesia memiliki cadangan beras nasional sekitar 26 juta ton. Total pasokan tersebut mencakup 10 juta ton potensi panen di lahan, 10,8 juta ton stok di gudang dan sektor perhotelan, restoran, katering (horeka), serta 5,2 juta ton cadangan pemerintah yang dikelola Bulog. Dengan angka konsumsi nasional sekitar 2,6 juta ton per bulan, stok ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 10 bulan ke depan hingga masa panen raya pada bulan Maret tahun depan.

Baca Juga

Cara Pemerintah Daerah Mengatasi Kesulitan Anggaran Gaji ASN Tanpa Memecat Pegawai

Cara Pemerintah Daerah Mengatasi Kesulitan Anggaran Gaji ASN Tanpa Memecat Pegawai

Langkah terakhir adalah mendukung upaya penegakan hukum dengan tetap waspada terhadap produk pangan lainnya. Kasus penipuan beras ini sedang ditangani secara hukum. Sepanjang tahun 2025, pihak berwenang telah menangani 38 kasus dugaan pelanggaran di sektor beras yang melibatkan 39 tersangka. Dari jumlah tersebut, 21 kasus sudah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke persidangan, dengan total barang bukti sitaan mencapai 373,1 ton. Selain beras, pengawasan juga dilakukan terhadap produk minyak goreng dan pupuk palsu, termasuk tindakan tegas terhadap pegawai internal Kementerian Pertanian yang terbukti terlibat penyimpangan. Sebagai konsumen, masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan ketidaksesuaian mutu pangan kepada pihak berwenang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Beras PremiumKementerian PertanianSatgas PanganPerlindungan KonsumenPangan

Berita Terbaru Lainnya

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliSinergi KUB Bank Jatim dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan KonsolidasiCara Pemerintah Daerah Mengatasi Kesulitan Anggaran Gaji ASN Tanpa Memecat PegawaiPenjelasan Badan Gizi Nasional Terkait Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Renovasi SekolahMemahami Pola Korupsi Kepala Daerah dan Langkah Solutif Komisi II DPRKPK Sita Pajero Sport Istri Kedua Bupati Kuansing Terkait Kasus Suap Lelang JabatanPeta Jaringan Begal di Jawa Barat dan Langkah Pengamanan WilayahMencegah Kebakaran Lahan di Kota Serang Saat Musim Kemarau

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

Usai Legok Nangka, PSEL Bakal Dibangun di Bekasi, Depok, hingga Bogor

Berita

Usai Legok Nangka, PSEL Bakal Dibangun di Bekasi, Depok, hingga Bogor

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100Keuangan 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap