Industri game di Indonesia saat ini menawarkan peluang besar bagi para kreator lokal untuk tidak sekadar menjadi konsumen, tetapi juga bersaing secara global. Direktur RMIT Indonesia, Tantia Dian Permata Indah, dalam keterangannya kepada media di Jakarta pada Jumat (31/7/2026), menyebutkan bahwa Indonesia tercatat memiliki sekitar 153 juta pemain game. Nilai pasar dari industri ini pun diperkirakan telah mencapai angka 1,9 miliar dolar AS. Skala yang masif tersebut membuka peluang emas bagi Indonesia untuk berkembang sebagai pencipta game orisinal yang berdaya saing global. Meskipun demikian, besarnya pasar dan kuatnya talenta kreatif ini belum sepenuhnya mendorong lahirnya lebih banyak studio lokal berskala internasional. Bagi para kreator yang ingin meraih kesuksesan, terdapat sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi industri yang menjanjikan ini.
Langkah pertama adalah memperkuat pemahaman pasar dan menyelaraskan strategi produk dengan kebutuhan audiens. Saat ini, industri menghadapi kesenjangan antara permintaan domestik dan produksi lokal. Game mobile sangat mendominasi pasar Indonesia. Di sisi lain, banyak studio lokal justru lebih berfokus pada pengembangan game premium untuk platform PC dan konsol yang secara khusus menyasar pasar luar negeri. Kesenjangan ini sebenarnya membuka peluang bagi para pelaku industri. Para pengembang dapat memanfaatkan kondisi ini untuk memperluas strategi produk dan mengembangkan konten yang jauh lebih relevan bagi konsumen Indonesia, tanpa harus meninggalkan ambisi untuk menembus pasar global.








