goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Teknologi

Cara Memaksimalkan Potensi Industri Game Indonesia yang Bernilai Miliaran Dolar

Nyaring JalungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 04.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memaksimalkan Potensi Industri Game Indonesia yang Bernilai Miliaran Dolar
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Industri game di Indonesia saat ini menawarkan peluang besar bagi para kreator lokal untuk tidak sekadar menjadi konsumen, tetapi juga bersaing secara global. Direktur RMIT Indonesia, Tantia Dian Permata Indah, dalam keterangannya kepada media di Jakarta pada Jumat (31/7/2026), menyebutkan bahwa Indonesia tercatat memiliki sekitar 153 juta pemain game. Nilai pasar dari industri ini pun diperkirakan telah mencapai angka 1,9 miliar dolar AS. Skala yang masif tersebut membuka peluang emas bagi Indonesia untuk berkembang sebagai pencipta game orisinal yang berdaya saing global. Meskipun demikian, besarnya pasar dan kuatnya talenta kreatif ini belum sepenuhnya mendorong lahirnya lebih banyak studio lokal berskala internasional. Bagi para kreator yang ingin meraih kesuksesan, terdapat sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi industri yang menjanjikan ini.

Langkah pertama adalah memperkuat pemahaman pasar dan menyelaraskan strategi produk dengan kebutuhan audiens. Saat ini, industri menghadapi kesenjangan antara permintaan domestik dan produksi lokal. Game mobile sangat mendominasi pasar Indonesia. Di sisi lain, banyak studio lokal justru lebih berfokus pada pengembangan game premium untuk platform PC dan konsol yang secara khusus menyasar pasar luar negeri. Kesenjangan ini sebenarnya membuka peluang bagi para pelaku industri. Para pengembang dapat memanfaatkan kondisi ini untuk memperluas strategi produk dan mengembangkan konten yang jauh lebih relevan bagi konsumen Indonesia, tanpa harus meninggalkan ambisi untuk menembus pasar global.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah kedua adalah mengoptimalkan rekam jejak produksi game independen lokal sebagai bahan pembelajaran. Pada periode 2019 hingga 2025, Indonesia telah berhasil menghasilkan sebanyak 203 judul game independen. Angka produksi ini sangat signifikan karena setara dengan sekitar sepertiga dari total keseluruhan produksi game independen di kawasan Asia Tenggara. Dengan mempelajari tren, kualitas, dan pola keberhasilan dari ratusan judul game tersebut, calon pengembang dapat memetakan standar yang dibutuhkan untuk menciptakan karya. Memahami sejarah rilis lokal ini sangat penting agar karya baru yang diciptakan mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.

Baca Juga

Asuransi Jiwa Kredit IFG Life di Danantara Housing Expo 2026

Asuransi Jiwa Kredit IFG Life di Danantara Housing Expo 2026

Langkah ketiga adalah meningkatkan kompetensi teknis dan bisnis melalui program pelatihan terstruktur. Pengembangan game masa kini membutuhkan kombinasi kompetensi yang semakin luas. Selain programmer dan desainer, studio juga membutuhkan produser, tenaga pemasaran, hingga pemimpin bisnis. Sebagai contoh inisiatif peningkatan kapasitas, RMIT menjalin kemitraan dengan EKRAF dan Apple pada tahun 2024 dan 2025 untuk menyelenggarakan pelatihan desain game digital. Mengikuti program-program serupa akan memberikan fondasi yang kuat bagi para kreator. Hal ini penting mengingat industri masih dibayangi tantangan seperti keterbatasan talenta tingkat lanjut, kemampuan komersial, hingga kepemimpinan bisnis.

Langkah keempat adalah membangun jejaring yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan industri. Kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, institusi pendidikan, dan investor menjadi kunci untuk mempercepat perkembangan ekosistem game. Sebagai contoh nyata, Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia, secara aktif mempertemukan RMIT dengan sejumlah pemangku kepentingan industri game Indonesia. Pertemuan strategis tersebut melibatkan Asosiasi Game Indonesia (AGI) serta Agate, yang dikenal luas sebagai salah satu pengembang game terkemuka di Indonesia. Terhubung dengan asosiasi dan studio besar akan sangat membantu pengembang baru dalam mendapatkan akses informasi, pendanaan, serta peluang kemitraan internasional.

Baca Juga

Perkembangan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao

Perkembangan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao

Dengan mengombinasikan pemahaman pasar domestik yang mendalam, peningkatan keterampilan desain dan bisnis, serta perluasan jejaring lintas sektor, para pelaku industri kreatif dapat mengoptimalkan potensi pasar game Indonesia. Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya mengatasi tantangan industri, tetapi juga mampu mendorong lahirnya lebih banyak kekayaan intelektual lokal. Pada akhirnya, ekosistem yang matang akan membawa karya-karya pengembang Indonesia untuk semakin dikenal dan diakui oleh audiens global.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

industri gameRMIT Indonesiadeveloper gameAGIAgatepasar game

Berita Terbaru Lainnya

Menghindari Jerat Pidana 12 Tahun Penjara dalam Kasus Main Hakim Sendiri di MorowaliFokus Pekerjaan, Anggaran, dan Target Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Tahap TigaPersiapan Penting Menonton Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars di SUGBKPengawalan Pembangunan Enam Jembatan Garuda di Temanggung demi Kualitas Infrastruktur DesaIntegrasi E-Government untuk Tingkatkan Akurasi Penyaluran Bantuan SosialCara Memahami Proses Pengawasan Melekat Anggota Kepolisian Melalui Pemeriksaan Kasat Narkoba TangselKPK Tegaskan Pemanggilan Saksi Kasus Korupsi Kuansing Didasarkan pada Kebutuhan PenyidikanSikap Absen BTS dari Grammy Awards dan Tantangan Terhadap Sekat Musik Global

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap