goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Upaya Pemerintah Perkuat Food Estate Kalimantan Tengah Melalui Manajemen Risiko Lintas Sektor

Iswan TandirerungDiterbitkan 6 Agu 2026 - 12.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Upaya Pemerintah Perkuat Food Estate Kalimantan Tengah Melalui Manajemen Risiko Lintas Sektor
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan langkah baru dengan menjalankan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) lintas sektor guna memperkuat pengembangan proyek food estate di Kalimantan Tengah. Keputusan ini didasarkan pada evaluasi perjalanan proyek Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KPEAN) yang telah berlangsung dalam empat periode, yakni pada tahun 1995, 1999, 2020, hingga masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Seluruh pelaksanaan di masa lalu tersebut diakui belum memberikan hasil yang memuaskan bagi ketahanan pangan nasional.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
Mengapa pemerintah memutuskan untuk menerapkan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) lintas sektor?

Wakil Menteri Pangan Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas evaluasi menyeluruh terhadap proyek food estate di Kalimantan Tengah. Menurut catatan pemerintah, proyek yang telah diinisiasi sejak tahun 1995, kemudian dilanjutkan pada tahun 1999, 2020, hingga era pemerintahan saat ini, belum memberikan hasil yang memuaskan bagi kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu, penerapan MRPN lintas sektor dipandang sebagai solusi strategis untuk mengantisipasi potensi kegagalan, memetakan risiko sejak dini, serta memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Melalui manajemen risiko ini, pemerintah berharap dapat mengidentifikasi kendala teknis maupun non-teknis secara lebih cepat sebelum berdampak luas pada hasil panen.

Kementerian dan lembaga mana saja yang berkolaborasi dalam pengelolaan proyek ini?

Baca Juga

Pencairan Klaim Asuransi Kapal Rp 5,65 Miliar oleh BRI Insurance untuk Pemulihan Bisnis Nasabah

Pencairan Klaim Asuransi Kapal Rp 5,65 Miliar oleh BRI Insurance untuk Pemulihan Bisnis Nasabah

Untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan memastikan pengawasan berjalan optimal, pemerintah melibatkan berbagai instansi penting. Proyek food estate di Kalimantan Tengah secara khusus melibatkan kerja sama antara Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, serta Kejaksaan Agung. Kehadiran Kejaksaan Agung dalam kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pendampingan hukum dan memastikan tata kelola proyek berjalan transparan serta bebas dari pelanggaran hukum, sementara kementerian teknis fokus pada penyediaan infrastruktur dan pengelolaan lahan pertanian.

Bagaimana pembagian wilayah dan komoditas pangan dalam proyek food estate secara nasional?

Pemerintah tidak hanya memusatkan pengembangan food estate di Kalimantan Tengah. Proyek ketahanan pangan ini juga tersebar di beberapa wilayah lain seperti Papua, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan. Komoditas yang ditanam pun disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Di Kalimantan Tengah, fokus utama produksi diarahkan pada tanaman padi dan singkong. Sementara itu, untuk wilayah Humbang Hasundutan di Sumatra Utara, lahan difokuskan untuk pengembangan komoditas hortikultura seperti kentang, bawang putih, serta bawang merah. Penganekaragaman jenis tanaman ini disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim setempat agar produktivitas hasil pertanian dapat tercapai secara maksimal di tiap-tiap wilayah pengembangan.

Bagaimana pemerintah meminimalkan dampak lingkungan dalam pemilihan lahan di Kalimantan Tengah?

Baca Juga

Sikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada Langsung

Sikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada Langsung

Salah satu aspek penting dalam pembenahan proyek ini adalah kepastian hukum dan perlindungan lingkungan hidup. Pemerintah menegaskan bahwa fokus pengembangan proyek food estate di Kalimantan Tengah hanya akan dilakukan pada lahan yang berada di luar kawasan hutan. Penentuan titik koordinat dan lokasi pengembangan tersebut tidak ditentukan secara mendadak, melainkan telah melalui proses kajian mendalam oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama sejumlah kementerian terkait sejak tahun 2020. Kajian panjang ini diharapkan dapat mencegah terjadinya alih fungsi lahan hutan yang dilindungi. Dengan membatasi area kerja di luar kawasan hutan, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan ekosistem Kalimantan Tengah sekaligus mengoptimalkan lahan yang memang layak untuk kegiatan pertanian.

Mengapa program ini menjadi sangat krusial bagi pemerintahan saat ini?

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, program swasembada pangan telah ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Upaya memperkuat ketahanan pangan melalui food estate menjadi langkah nyata untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri. Meskipun demikian, pemerintah menghadapi tantangan besar karena sejarah panjang proyek ini yang kerap kali belum membuahkan hasil memuaskan sejak tahun 1995. Keberhasilan program ini ke depan akan sangat bergantung pada konsistensi penerapan manajemen risiko lintas sektor serta koordinasi yang erat antarlembaga negara yang terlibat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan TengahManajemen RisikoFood EstateSwasembada Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Perjalanan Pertamina Pride dan Gamsunoro Melintasi Selat HormuzPertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Capai 5,29 Persen, Simak Faktor Pendorong dan ProspeknyaPencairan Klaim Asuransi Kapal Rp 5,65 Miliar oleh BRI Insurance untuk Pemulihan Bisnis NasabahCara Pramono Anung Melanjutkan Pembangunan dan Menuntaskan Proyek Mangkrak di JakartaSikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada LangsungCara Mengoptimalkan Perjalanan di Jalan Tol dengan Layanan Teknologi Jasa MargaCatatan Banggar DPR tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2026Double Cabin Listrik Masuk Tambang, Solusi Elektrifikasi dan Efisiensi Operasional Industri

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap