goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Politik

Cara Pramono Anung Melanjutkan Pembangunan dan Menuntaskan Proyek Mangkrak di Jakarta

Yohanes IpoiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 12.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Pramono Anung Melanjutkan Pembangunan dan Menuntaskan Proyek Mangkrak di Jakarta
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung menunjukkan arah kebijakan yang berfokus pada penyelesaian program-program kerja terdahulu. Politikus PDIP yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet pada era Presiden Jokowi ini menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ego politik untuk menghentikan program yang telah dirintis oleh para pemimpin Jakarta sebelumnya. Menurutnya, tidak ada rasa malu untuk melanjutkan kebijakan yang baik demi kemaslahatan warga Jakarta, mulai dari program bentukan Sutiyoso, Bang Ali, Fauzi Bowo, Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, hingga Jokowi. Pendekatan ini menjadi landasan penting dalam mengawal kelanjutan pembangunan kota tanpa harus memulai segala sesuatunya dari nol.

Langkah awal yang nyata dari komitmen ini terlihat dari pembersihan sisa-sisa proyek yang lama terbengkalai di jalur protokol. Salah satu pencapaian yang mencolok adalah pembersihan struktur monorel di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tiang-tiang beton yang sempat mangkrak selama 22 tahun kini telah dibersihkan sepenuhnya dari kawasan tersebut. Proyek monorel Jakarta sendiri pertama kali dibangun pada tahun 2004 di bawah kepemimpinan Gubernur Sutiyoso sebagai bagian dari rencana induk transportasi makro. Namun, karena kendala pendanaan dan perselisihan di dalam konsorsium, proyek tersebut akhirnya terhenti dan menyisakan tiang-tiang beton yang mengganggu estetika serta tata ruang kota selama puluhan tahun hingga akhirnya berhasil diselesaikan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Selain membersihkan proyek mangkrak, pemerintah daerah juga fokus memperbaiki fasilitas publik yang sudah berdiri agar dapat berfungsi optimal. Jakarta International Stadium (JIS), stadion megah yang dibangun pada era Gubernur Anies Baswedan, menjadi salah satu perhatian utama. Selama ini, kendala terbesar JIS bukan terletak pada konstruksi bangunannya, melainkan pada keterbatasan akses jalan dan kantong parkir yang memicu kemacetan parah setiap kali diadakan konser musik atau pertandingan sepak bola. Untuk mengatasi persoalan ini, Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah taktis dengan menghubungkan area JIS menuju kawasan Ancol melalui pembangunan jalur sepanjang kurang lebih 350 meter. Melalui koneksi fisik ini, pengunjung JIS dapat memanfaatkan area parkir luas yang tersedia di Ancol. Selain itu, aksesibilitas stadion kini semakin dipermudah dengan terhubungnya Stasiun JIS ke dalam jaringan layanan kereta rel listrik atau KRL commuter line.

Di sektor transportasi massal berbasis rel, estafet pembangunan juga terus berjalan untuk menghubungkan berbagai wilayah strategis secara berkelanjutan. Pada proyek MRT Jakarta, yang penandatanganan awalnya dilakukan pada masa Gubernur Fauzi Bowo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, pembangunan terus dipacu. Target berikutnya adalah memperpanjang lintasan MRT hingga mencapai Harmoni pada tahun 2027, dan dilanjutkan sampai ke Kota Tua pada tahun 2029. Sementara itu, untuk proyek LRT Jakarta yang pembangunannya dirintis sejak era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan rute awal Kelapa Gading menuju Velodrome, kini tengah diperpanjang jalurnya. Rute baru ini menghubungkan Velodrome langsung ke Manggarai dengan panjang lintasan mencapai 12,2 kilometer dan mencakup 11 stasiun baru. Proyek perpanjangan LRT Jakarta ini diproyeksikan mampu melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap harinya dan ditargetkan untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus tahun ini.

Baca Juga

Sikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada Langsung

Sikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada Langsung

Untuk memastikan transisi dan keberlanjutan program pembangunan di tingkat daerah berjalan dengan efektif tanpa hambatan birokrasi, terdapat beberapa langkah strategis yang dapat diterapkan secara konsisten oleh pembuat kebijakan.

Pertama, lakukan inventarisasi dan evaluasi objektif terhadap proyek warisan masa lalu. Pemerintah daerah perlu memetakan proyek-proyek mana saja yang memiliki urgensi tinggi bagi publik namun terhambat masalah teknis atau administratif, seperti halnya proyek monorel dan optimalisasi akses JIS. Evaluasi ini penting agar alokasi sumber daya dapat difokuskan pada penyelesaian masalah nyata di lapangan.

Kedua, kesampingkan ego politik sektoral demi efisiensi anggaran negara. Melanjutkan proyek yang sudah setengah berjalan jauh lebih hemat biaya dibandingkan dengan merancang program baru dari awal yang belum tentu menjawab kebutuhan mendesak warga. Sikap mengapresiasi dan meneruskan program gubernur terdahulu harus dijadikan standar etika kepemimpinan.

Baca Juga

Rekor Baru Spider-Man hingga Pembatalan Proyek Blade Marvel Studios

Rekor Baru Spider-Man hingga Pembatalan Proyek Blade Marvel Studios

Ketiga, lakukan integrasi antarmoda transportasi secara komprehensif. Pembangunan infrastruktur seperti MRT dan LRT harus terhubung dengan pusat-pusat kegiatan masyarakat dan moda transportasi lain seperti KRL commuter line agar efektivitasnya maksimal dalam mengurangi kemacetan kota.

Keempat, bangun komunikasi yang solid dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional di tingkat daerah. Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan presiden sangat krusial, terutama menjelang peresmian proyek-proyek infrastruktur besar yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat luas. Melalui langkah-langkah sistematis ini, pembangunan Jakarta diharapkan dapat berjalan lebih berkelanjutan dan efisien.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungInfrastruktur JakartaTransportasi Publik

Berita Terbaru Lainnya

Perjalanan Pertamina Pride dan Gamsunoro Melintasi Selat HormuzPertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Capai 5,29 Persen, Simak Faktor Pendorong dan ProspeknyaPencairan Klaim Asuransi Kapal Rp 5,65 Miliar oleh BRI Insurance untuk Pemulihan Bisnis NasabahSikap Ketum PPP Mardiono di Mataram atas Putusan MK Terkait Pilkada LangsungUpaya Pemerintah Perkuat Food Estate Kalimantan Tengah Melalui Manajemen Risiko Lintas SektorCara Mengoptimalkan Perjalanan di Jalan Tol dengan Layanan Teknologi Jasa MargaCatatan Banggar DPR tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II 2026Double Cabin Listrik Masuk Tambang, Solusi Elektrifikasi dan Efisiensi Operasional Industri

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap