goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Marulitua PardedeDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pernyataan bahwa Bank Indonesia (BI) tidak menaruh perhatian pada pertumbuhan ekonomi nasional dibantah keras oleh pihak bank sentral. Gubernur sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa anggapan yang menyebut BI tidak memedulikan pertumbuhan ekonomi adalah keliru. Dalam taklimat media pada Jumat, 31 Juli 2026, Destry meluruskan pandangan tersebut. "Terkait pertumbuhan, Bank Indonesia dibilang tidak concern dengan pertumbuhan, salah itu! Kami tetap concern dengan pertumbuhan," ungkap Destry. Pihaknya menyatakan bahwa BI tetap memiliki perhatian besar terhadap pertumbuhan ekonomi domestik melalui optimalisasi berbagai instrumen kebijakan yang tersedia. Kebijakan ini diwujudkan melalui sinergi kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, hingga pengembangan sistem pembayaran secara menyeluruh.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Salah satu langkah nyata yang ditempuh BI untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan adalah melalui penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Bank Indonesia memberikan insentif likuiditas kepada perbankan agar penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas, termasuk kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), semakin meningkat. Mulai 1 September 2026, BI akan meningkatkan batas maksimal insentif KLM menjadi 6% dari Dana Pihak Ketiga (DPK), naik dari ketentuan sebelumnya yang sebesar 5,5%. Dalam penyesuaian terbaru ini, alokasi KLM untuk penyaluran kredit perbankan ke sektor prioritas disesuaikan dari maksimal 4,5% menjadi maksimal 4,0% dari DPK. Sebagai gantinya, BI memperkenalkan KLM Pendalaman Pasar Uang (KLM PPU) dengan alokasi hingga 2,0% dari DPK bagi bank yang menjaga rasio kepemilikan surat berharga secara optimal. Langkah strategis ini sekaligus menggantikan mekanisme KLM interest rate channel serta skema financing to funding channel yang berlaku sebelumnya.

Baca Juga

Masa Depan Bisnis Kecantikan dan Persaingan di Era Beauty Tech

Masa Depan Bisnis Kecantikan dan Persaingan di Era Beauty Tech

Selain insentif likuiditas makroprudensial, sektor UMKM serta sektor prioritas lainnya juga memperoleh stimulus melalui pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM). BI memberikan pengurangan GWM secara khusus bagi bank-bank yang aktif menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas tersebut. Penguatan pembiayaan ini dipertegas dengan penyempurnaan aturan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang akan berlaku efektif pada 1 Oktober 2026. Melalui aturan baru RPIM, cakupan kredit inklusif diperluas hingga menyentuh rantai pasok usaha. Perluasan ini mencakup pemberian fasilitas kredit kepada pemasok, distributor, hingga mitra dari badan usaha. Kerja sama antarbank untuk penyaluran kredit UMKM juga diperluas melalui skema channeling dan executing. Hal ini diiringi dengan penguatan mekanisme transfer RPIM antarbank yang kini berbasis kontrak, sehingga diharapkan dapat mempercepat inklusi keuangan di berbagai sektor.

Untuk memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai di pasar keuangan dan perbankan, Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan uang primer tetap berada di level dua digit atau di atas 10%. Upaya menjaga likuiditas pasar ini turut didukung oleh perluasan underlying transaksi repo. BI memasukkan obligasi dan sukuk korporasi yang diterbitkan oleh entitas pemerintah, yakni PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), ke dalam instrumen pendukung. Kebijakan perluasan repo ini ditargetkan mulai berjalan selambat-lambatnya pada akhir September 2026. Di sisi moneter, insentif untuk transaksi lindung nilai juga ditingkatkan guna menjaga stabilitas nilai tukar. Kebijakan ini mencakup kenaikan insentif Swap Jual Lindung Nilai dari 10% menjadi 12,5%, serta perluasan insentif DNDF Jual Lindung Nilai sebesar 15%. Untuk mendukung transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra, BI menambah premi Swap Beli Lindung Nilai sebesar 10% dan memangkas premi DNDF Jual Lindung Nilai sebesar 10%.

Baca Juga

Manajemen Risiko Investasi Saham Teknologi agar Terhindar dari Margin Call

Manajemen Risiko Investasi Saham Teknologi agar Terhindar dari Margin Call

Guna mendorong efisiensi perekonomian di era modern, Bank Indonesia terus mempercepat proses digitalisasi sistem pembayaran. Langkah strategis ini direalisasikan melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), termasuk perluasan kerja sama QRIS Antarnegara untuk memfasilitasi transaksi lintas batas. BI juga menaruh perhatian besar pada pengembangan ekosistem dan talenta digital nasional. Dukungan ini diwujudkan dengan memfasilitasi pencocokan bisnis (business matching) di Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digdaya serta menyelenggarakan kompetisi hackathon untuk menjaring talenta baru di bidang teknologi. Seluruh bauran kebijakan makroprudensial, moneter, dan sistem pembayaran ini dijalankan secara beriringan dengan komitmen utama BI dalam menjaga stabilitas harga. Melalui sinergi tersebut, Bank Indonesia menargetkan tingkat inflasi pada periode tahun 2026 hingga 2027 tetap terkendali dengan baik pada kisaran sasaran 2,5卤1%.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaUMKMDestry DamayantiPertumbuhan EkonomiKebijakan Makroprudensial

Berita Terbaru Lainnya

Ramai Fenomena Mal Pasang Pagar, Polda Metro Jaya Buka SuaraMemahami Modus Peredaran Ganja Jaringan Medan-Jakarta-Bandung Melalui InstagramPanduan Laga Pre-Season Tour Indonesia 2026, Aston Villa Melawan Indonesia All StarMasa Depan Bisnis Kecantikan dan Persaingan di Era Beauty TechManajemen Risiko Investasi Saham Teknologi agar Terhindar dari Margin CallKinerja Keuangan PT Bank SMBC Indonesia Tbk pada Semester I-2026Peringatan Iran terhadap Bulgaria dan Siprus Terkait Operasi Militer Amerika SerikatMenyusun Rencana Perjalanan Wisata Berbasis Kereta Api ala Rute Kepresidenan

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap