goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Saling Serang Rusia dan Ukraina Tewaskan Lima Orang, PBB Keluarkan Kecaman

Yohanes IpoiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 06.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saling Serang Rusia dan Ukraina Tewaskan Lima Orang, PBB Keluarkan Kecaman
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Bagaimana perkembangan terbaru dari konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina memengaruhi kondisi keamanan warga sipil di kedua wilayah perbatasan? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan menyusul rangkaian serangan udara intensif yang kembali terjadi pada akhir pekan lalu. Laporan terbaru menunjukkan bahwa aksi saling serang yang dilancarkan oleh militer Rusia dan Ukraina sepanjang Sabtu hingga Minggu (9/8) telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di kedua belah pihak. Secara keseluruhan, lima orang dilaporkan tewas akibat eskalasi serangan udara ini, dengan rincian dua korban jiwa berada di wilayah Ukraina dan tiga korban jiwa lainnya berada di wilayah Federasi Rusia.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Untuk memahami peta dampak dari serangan-serangan terbaru ini, kita perlu melihat kerusakan yang terjadi di beberapa kota penting di Ukraina. Di Kharkiv, wilayah yang kerap menjadi sasaran pertempuran, serangan pesawat nirawak atau drone milik militer Rusia merenggut dua nyawa warga sipil. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Gubernur Wilayah Kharkiv, Oleg Synegoubov, serangan udara tersebut tidak hanya menewaskan dua orang, tetapi juga menghancurkan empat lantai dari sebuah gedung hunian masyarakat. Selain korban tewas, tercatat sebanyak dua puluh tiga orang mengalami luka-luka akibat hantaman drone di wilayah pemukiman tersebut, menambah panjang daftar korban luka dari kalangan non-kombatan.

Kerusakan tidak berhenti di Kharkiv saja. Ibu kota Ukraina, Kiev, juga tidak luput dari gempuran udara. Sebuah gedung apartemen di Kiev dilaporkan terkena hantaman rudal Rusia pada hari Sabtu (1/8/2026), memperlihatkan bahwa wilayah perkotaan padat penduduk masih menjadi area yang sangat rentan. Sementara itu, serangan yang terjadi pada malam hari di kota pelabuhan Odesa menyebabkan delapan orang terluka. Gempuran di Odesa tersebut merusak infrastruktur penting termasuk jaringan listrik lokal, fasilitas pelabuhan, serta beberapa bangunan tempat tinggal warga. Kerusakan pada jaringan listrik ini berpotensi mengganggu pasokan energi bagi masyarakat setempat yang sudah menghadapi masa-masa sulit akibat perang berkepanjangan.

Baca Juga

Pidato Bahasa Jawa Tema Kemerdekaan untuk Menyambut HUT RI

Pidato Bahasa Jawa Tema Kemerdekaan untuk Menyambut HUT RI

Di wilayah Dnipropetrovsk, tepatnya di kota Pavlohrad, serangan udara Rusia menyasar infrastruktur energi yang terletak di dekat sebuah pusat perbelanjaan. Dampak dari ledakan di area publik ini mencederai sembilan orang, di mana empat di antaranya diidentifikasi sebagai anak-anak. Situasi ini menunjukkan bagaimana fasilitas sipil dan infrastruktur energi yang vital bagi kehidupan sehari-hari terus menjadi target operasi militer, yang secara langsung membahayakan keselamatan kelompok rentan seperti anak-anak.

Di sisi lain perbatasan, militer Ukraina juga melancarkan serangan balasan ke wilayah kedaulatan Rusia. Sebuah serangan pesawat nirawak yang dikirim oleh pihak Ukraina dilaporkan menghantam wilayah Belgorod, Rusia. Serangan drone tersebut mengakibatkan tiga orang tewas di tempat. Peristiwa di Belgorod ini menegaskan bahwa bahaya serangan udara kini tidak lagi terbatas pada wilayah dalam Ukraina saja, melainkan juga telah merambah ke pemukiman penduduk di wilayah perbatasan Rusia, menciptakan lingkaran kekerasan yang terus memakan korban jiwa dari kalangan warga sipil di kedua negara.

Baca Juga

Pendaratan Perdana Airbus A380 Emirates di Soekarno-Hatta dan Investasi Tambang Amerika Serikat

Pendaratan Perdana Airbus A380 Emirates di Soekarno-Hatta dan Investasi Tambang Amerika Serikat

Meningkatnya jumlah korban sipil akibat serangan jarak jauh dari kedua belah pihak memicu reaksi keras dari komunitas internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada pekan lalu secara resmi menyampaikan kecaman terhadap tindakan Rusia maupun Ukraina atas jatuhnya korban dari kalangan masyarakat umum. Selain PBB, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengeluarkan kecaman keras terkait hancurnya sebuah gudang yang berisi pasokan medis penting di Ukraina akibat serangan udara. Hancurnya fasilitas penyimpanan logistik medis ini dikhawatirkan dapat mengganggu proses distribusi bantuan kesehatan darurat bagi warga yang membutuhkan perawatan medis di tengah situasi konflik.

Merespons rangkaian serangan udara yang bertubi-tubi menghantam negaranya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pernyataan resmi mengenai intensitas serangan yang mereka hadapi. Menurut Zelensky, setidaknya terdapat 61 rudal dari berbagai jenis yang telah ditembakkan oleh pasukan Rusia ke arah wilayah Ukraina sepanjang pekan ini. Menghadapi situasi pertahanan yang kian terdesak, Zelensky kembali menyuarakan seruan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan yang lebih tegas. Ia menegaskan perlunya peningkatan tekanan politik, penambahan sanksi ekonomi yang lebih berat terhadap Rusia, serta penyediaan lebih banyak sistem pertahanan udara guna melindungi wilayah udara Ukraina dari ancaman rudal dan drone di masa mendatang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaPBB

Berita Terbaru Lainnya

Layanan Internet Satelit Starlink Resmi Beroperasi di IndonesiaLangkah Pemulihan Keamanan Siber Setelah Serangan Ransomware Pusat Data NasionalPemerintah Perpanjang Izin Ekspor dan IUPK PT Freeport IndonesiaPidato Bahasa Jawa Tema Kemerdekaan untuk Menyambut HUT RIPendaratan Perdana Airbus A380 Emirates di Soekarno-Hatta dan Investasi Tambang Amerika SerikatKondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global dan Peran Pemberdayaan UmatPengolahan Sampah Plastik Tertolak Menjadi Paving Blok di JakartaGundukan Tanah di Pekarangan Rumah Warga Kutorejo Mojokerto Ternyata Kuburan Bayi Laki-Laki

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026