goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Lingkungan

Pola Silvofishery Tingkatkan Minat Petambak di Kutai Kartanegara untuk Rehabilitasi Mangrove

Togar PanjaitanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 19.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pola Silvofishery Tingkatkan Minat Petambak di Kutai Kartanegara untuk Rehabilitasi Mangrove
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Penerapan pola tambak ramah lingkungan, atau yang lebih dikenal dengan istilah silvofishery, di dalam program rehabilitasi mangrove mulai membuahkan hasil yang positif. Pendekatan baru ini dilaporkan telah berhasil meningkatkan minat para petambak yang berada di Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran pola silvofishery ini perlahan mulai meyakinkan masyarakat pesisir untuk kembali ikut serta dalam memulihkan ekosistem mangrove

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
di lingkungan sekitar mereka tanpa harus mengorbankan mata pencaharian utama.

Sebelum adanya pola baru ini, sebagian petambak di Desa Sepatin sempat merasa enggan untuk berpartisipasi dalam program rehabilitasi mangrove. Kekhawatiran utama yang memicu penolakan tersebut adalah anggapan bahwa aktivitas penanaman pohon bakau akan mengganggu proses budidaya perikanan yang sedang berjalan di tambak mereka. Pada program-program rehabilitasi yang pernah dilakukan sebelumnya, penanaman mangrove diterapkan hampir di seluruh area tambak milik warga. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan petambak bahwa tambak mereka akan menjadi kotor dan pada akhirnya mengakibatkan tingkat produksi perikanan menjadi terganggu secara signifikan.

Kini, pandangan masyarakat pesisir mulai berubah seiring dengan berjalannya program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR). Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Peduli Hutan Mangrove, Suwardi, mengonfirmasi secara langsung adanya perubahan sikap dari para petambak tersebut. Dalam acara Temu Media bersama Masyarakat Pesisir Desa Sepatin yang diselenggarakan pada hari Jumat, Suwardi menyampaikan bahwa terdapat sedikit peningkatan minat dari masyarakat untuk merehabilitasi mangrove di lahan mereka pada periode tahun 2025 hingga tahun 2026 ini. Menurut penjelasan Suwardi, peningkatan minat tersebut sangat dipengaruhi oleh kehadiran program M4CR yang menghadirkan tipe pola tanam yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan program-program masa lalu.

Baca Juga

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Akhir Juli 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Akhir Juli 2026

Program M4CR dinilai mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat melalui penawaran konsep silvofishery. Konsep ini pada dasarnya merupakan perpaduan yang harmonis antara area tambak dengan vegetasi mangrove. Melalui penerapan konsep silvofishery di bawah payung program M4CR, kegiatan penanaman pohon mangrove tidak lagi dilakukan secara menyeluruh di seluruh area tambak. Sebaliknya, penanaman hanya difokuskan pada porsi tertentu saja. Langkah strategis ini memastikan bahwa ruang budidaya utama yang menjadi sumber penghidupan para petambak tetap terjaga dan tidak dikorbankan demi penanaman bakau.

Selain kendala teknis yang berkaitan dengan area tanam, kelompok masyarakat di lapangan juga kerap menghadapi keraguan dari para petambak yang merasa khawatir mengenai status kepemilikan lahan mereka. Banyak petambak yang merasa takut bahwa lahan tambak mereka akan diambil alih oleh pemerintah apabila mereka memutuskan untuk bergabung dan mengikuti program rehabilitasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan dan keraguan ini, pihak Kementerian Kehutanan telah menyampaikan pernyataan secara langsung kepada masyarakat. Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa tidak ada tambak yang akan direbut paksa oleh pemerintah ketika masyarakat mengikuti kegiatan rehabilitasi mangrove.

Baca Juga

Petambak Kutai Kartanegara Diajak Tanam Mangrove Guna Pulihkan Produktivitas

Petambak Kutai Kartanegara Diajak Tanam Mangrove Guna Pulihkan Produktivitas

Di wilayah Kalimantan Timur, pelaksanaan program M4CR ini secara konsisten melibatkan kelompok-kelompok masyarakat dalam setiap tahapan rehabilitasi mangrove dengan menggunakan pendekatan partisipatif. KTH Peduli Hutan Mangrove menjadi salah satu kelompok percontohan yang secara aktif menerapkan pola tanam silvofishery di kawasan tambak. Pada tahun 2025, kelompok ini telah melakukan penanaman dengan luas area mencapai 31 hektare. Dari luasan penanaman tersebut, KTH Peduli Hutan Mangrove mencatat tingkat keberhasilan tumbuh tanaman mangrove mencapai angka 61 persen. Upaya pemulihan lingkungan pesisir ini pun masih terus berlanjut, di mana KTH Peduli Hutan Mangrove sedang mengimplementasikan pola silvofishery yang sama pada area penanaman seluas 29 hektare untuk periode tahun 2026.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MangroveKutai KartanegaraRehabilitasi MangroveM4CRsilvofisheryKTH Peduli Hutan Mangrove

Berita Terbaru Lainnya

Pergerakan IHSG dan Transaksi Bursa Saham pada Akhir Juli 2026Cara Mengikuti dan Memanfaatkan The Local Market untuk Mengembangkan Usaha Kreatif LokalStrategi Pemerintah Optimalkan Penerimaan Pajak Tanpa Kenaikan TarifPengalaman ASN Tinggal Setahun di Ibu Kota NusantaraCara Memahami Poin Kesepakatan Damai Gaza dan Respons InternasionalDaftar Mobil Baru di GIIAS 2026 Beserta Rincian HarganyaKunjungan Kerja Duta Besar Australia di Kupang dan Dinamika Kemitraan BilateralPenyebab dan Rencana Pembongkaran Pagar Pembatas di Mal Kota Kasablanka

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap