goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Penyebab Nilai Impor Indonesia Melonjak hingga US$25,91 Miliar pada Juni 2026

Agus KusumaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 02.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Nilai Impor Indonesia Melonjak hingga US$25,91 Miliar pada Juni 2026
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kinerja perdagangan internasional Indonesia untuk periode Juni 2026. Laporan yang dipaparkan pada Senin (3/8) menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas impor nasional. Nilai impor Indonesia pada bulan tersebut melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan dinamika aktivitas ekonomi domestik yang terus bergerak aktif.

Secara kumulatif, tren kenaikan ini tidak hanya terjadi dalam hitungan bulanan, melainkan juga terlihat sepanjang paruh pertama tahun ini. Akumulasi data dari bulan Januari hingga Juni 2026 memperlihatkan bahwa permintaan terhadap barang-barang dari luar negeri, baik untuk kebutuhan industri maupun konsumsi, mengalami pertumbuhan yang konsisten. Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai rincian data dan faktor penyebab di balik lonjakan ini, berikut adalah rangkuman tanya jawab lengkap berdasarkan rilis resmi BPS.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Berapa nilai total impor Indonesia pada Juni 2026 dan bagaimana perkembangannya secara tahunan?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai impor Indonesia pada bulan Juni 2026 berhasil menembus angka US$25,91 miliar. Jika dibandingkan dengan Juni tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), angka ini merepresentasikan lonjakan yang sangat signifikan, yaitu sebesar 34,27 persen. Sementara itu, apabila kita melihat kinerja kumulatif sepanjang Semester I 2026 (Januari hingga Juni 2026), total nilai impor nasional tercatat mencapai US$137,24 miliar. Jumlah kumulatif ini menunjukkan kenaikan sebesar 18,69 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Data ini mengonfirmasi adanya ekspansi volume perdagangan luar negeri yang berkelanjutan selama enam bulan pertama tahun 2026.

Apa faktor utama yang mendorong lonjakan impor secara tahunan pada Juni 2026?

Baca Juga

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Andir Bandung

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Andir Bandung

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa lonjakan kinerja impor secara tahunan pada Juni 2026 terutama didorong oleh kenaikan impor non-migas. Kelompok barang non-minyak dan gas bumi ini memberikan kontribusi yang dominan terhadap keseluruhan pertumbuhan impor. Secara lebih spesifik, peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh kelompok non-migas dengan andil peningkatan mencapai 22,17 persen. Peran sektor non-migas yang sangat besar ini menunjukkan bahwa aktivitas industri manufaktur dan sektor riil non-energi di dalam negeri sedang mengalami peningkatan kebutuhan pasokan dari luar negeri.

Bagaimana perbandingan rincian nilai impor migas dan non-migas pada periode Juni 2026 serta Semester I 2026?

Apabila membedah data impor berdasarkan sektor minyak dan gas (migas) serta non-migas, BPS mencatat kinerja yang bervariasi. Pada bulan Juni 2026 saja, nilai impor migas mencapai US$4,56 miliar. Angka ini mencerminkan lompatan yang sangat tinggi sebesar 105,15 persen secara tahunan. Di sisi lain, sektor non-migas menyumbang nilai impor sebesar US$21,35 miliar pada bulan yang sama, atau mengalami kenaikan sebesar 25,05 persen. Sedangkan untuk total kumulatif selama Semester I 2026, nilai impor migas tercatat sebesar US$22 miliar, yang berarti naik 38,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk impor non-migas sepanjang paruh pertama tahun ini, nilainya mencapai US$115,23 miliar, atau tumbuh sebesar 15,50 persen.

Golongan penggunaan barang apa saja yang mengalami pertumbuhan impor pada Juni 2026?

Baca Juga

Pemberhentian Mahasiswa FEB Universitas Sumatera Utara Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Pemberhentian Mahasiswa FEB Universitas Sumatera Utara Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Seluruh golongan penggunaan barang impor mencatatkan pertumbuhan positif pada Juni 2026. Kenaikan ini merata di semua lini, mulai dari kebutuhan konsumsi masyarakat hingga kebutuhan produksi industri. Secara terperinci, nilai impor untuk golongan barang konsumsi mengalami kenaikan sebesar 17,46 persen. Selanjutnya, kelompok barang modal mencatatkan pertumbuhan sebesar 26,53 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada golongan bahan baku/penolong yang melonjak sebesar 38,94 persen pada bulan Juni 2026. Pertumbuhan pada ketiga sektor ini mengindikasikan bahwa baik permintaan domestik untuk konsumsi akhir maupun aktivitas investasi barang modal dan proses produksi industri dalam negeri berjalan beriringan.

Sektor apa yang menjadi penyumbang terbesar dalam peningkatan nilai impor kumulatif selama Semester I 2026?

Penyumbang utama dari peningkatan nilai impor kumulatif selama paruh pertama tahun 2026 adalah impor bahan baku/penolong. Golongan ini memegang porsi terbesar dalam struktur impor Indonesia guna menopang rantai pasok industri nasional. Nilai impor untuk bahan baku/penolong sepanjang Semester I 2026 tercatat mencapai US$97,95 miliar. Angka tersebut melonjak sebesar 18,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tingginya angka impor bahan baku ini memperlihatkan ketergantungan sektor manufaktur domestik terhadap bahan baku impor yang masih cukup besar untuk menjaga kelangsungan produksi di dalam negeri.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPSEkonomi NasionalImpor Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Andir BandungPemberhentian Mahasiswa FEB Universitas Sumatera Utara Terkait Kasus Pelecehan SeksualKolaborasi BPJS Kesehatan dan Empat Kementerian untuk Atasi Tantangan Data dan Anggaran JKNModus Pecah Kaca Mobil di Tambun Selatan Bekasi, Laptop dan Tablet Raib Saat Korban BelanjaPertemuan Bilateral Presiden Prabowo dan PM Thailand Anutin Charnvirakul di JakartaPilihan Tempat Membeli Perak di IndonesiaToyota Siapkan New Hilux Generasi Kesembilan dengan Desain dan Mesin BaruPeluang dan Hambatan Program Makan Bergizi Gratis di Tingkat Desa Berdasarkan Riset Mahasiswa

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap