goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Sedih atas Temuan 996 Senjata Api di Sekolah

Togar PanjaitanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 21.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Sedih atas Temuan 996 Senjata Api di Sekolah
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Bagaimana bisa ratusan senjata api, obat-obatan terlarang, hingga konten pornografi ditemukan di lingkungan sekolah? Kabar mengejutkan ini datang dari Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Penemuan tersebut tentu memicu banyak pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana sejarah lembaga pendidikan ini, dan bagaimana respons dari pihak pendiri yayasan.

Untuk menjawab rasa penasaran publik, berikut adalah rangkuman informasi lengkap dalam bentuk tanya jawab mengenai kasus temuan barang ilegal di Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang, berdasarkan keterangan langsung dari pihak pendiri.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Apa saja barang ilegal yang ditemukan di lingkungan Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang?

Penemuan ini menjadi sorotan tajam karena jumlah barang bukti yang sangat banyak. Di dalam ruangan mantan ketua yayasan, petugas menemukan sebanyak 996 pucuk senjata api. Tidak hanya senjata api pabrikan atau standar militer, petugas juga mendapati adanya unit airsoft gun di lokasi yang sama. Selain senjata, di ruangan mantan ketua yayasan tersebut juga ditemukan narkoba serta rekaman yang memuat konten pornografi. Penemuan barang-barang ini tentu sangat kontras dengan lingkungan institusi pendidikan.

Bagaimana tanggapan pendiri yayasan mengenai temuan mengejutkan ini?

Baca Juga

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC Indonesia

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC Indonesia

Yan Sofyan Syafe'i, yang merupakan salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Jakarta Selatan, memberikan pernyataan langsung kepada wartawan pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Pria yang akrab disapa Pak Yan ini mengungkapkan rasa sedih yang mendalam atas adanya temuan senjata api, airsoft gun, narkoba, hingga konten pornografi di sekolah yang ia rintis. Bagi Pak Yan, kejadian ini mencoreng nilai-nilai yang selama ini diperjuangkan sejak awal berdirinya lembaga pendidikan tersebut.

Bagaimana awal mula sejarah berdirinya sekolah di bawah Yayasan Harapan Ibu ini?

Sekolah yang dikelola oleh Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang ini memiliki sejarah panjang yang sangat erat dengan kegiatan keagamaan. Pak Yan menceritakan bahwa awal mula pendirian sekolah tersebut berawal dari kegiatan pengajian. Sebelum lembaga pendidikan ini resmi berdiri, Pak Yan aktif menuntut ilmu dan berguru kepada Ustaz Mawardi Labay. Dari aktivitas pengajian dan bimbingan guru spiritual inilah lahir gagasan untuk mendirikan sebuah wadah pendidikan formal bagi masyarakat.

Bagaimana keterlibatan tokoh nasional dalam penyediaan lahan sekolah ini?

Dalam proses merintis sekolah, Pak Yan bersama gurunya, Ustaz Mawardi Labay, berusaha mencari lokasi yang tepat. Mereka kemudian berinisiatif untuk menemui Adam Malik, yang pada masa itu sedang mengemban amanah jabatan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Pertemuan tersebut membuahkan hasil positif. Adam Malik memberikan arahan agar sebidang tanah milik mereka yang berlokasi di kawasan Kebayoran, tepatnya di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan operasional sekolah tersebut.

Baca Juga

DPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat

DPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat

Bagaimana perkembangan jumlah siswa di sekolah ini dari masa ke masa?

Sejak awal didirikan hingga berkembang pesat, sekolah di bawah naungan Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang sempat menjadi salah satu institusi pendidikan yang diminati. Pada masa kejayaannya, jumlah siswa yang menempuh pendidikan di sekolah ini sempat mencapai angka sekitar 2.500 orang. Namun, seiring berjalannya waktu dan munculnya berbagai sekolah baru di wilayah sekitar, persaingan pun semakin ketat. Saat ini, jumlah siswa yang terdaftar di sekolah tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni tersisa sekitar 500 orang saja.

Apakah ada informasi lebih lanjut mengenai kepemilikan senjata atau proses hukum mantan ketua yayasan tersebut?

Hingga saat ini, informasi mendetail mengenai asal-usul 996 senjata api, airsoft gun, narkoba, dan rekaman pornografi tersebut masih terbatas pada lokasi penemuannya, yaitu di dalam ruangan mantan ketua yayasan. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai bagaimana barang-barang tersebut bisa masuk dan disimpan di lingkungan sekolah tanpa terdeteksi sebelumnya, maupun status hukum terkini dari mantan ketua yayasan yang bersangkutan. Pihak berwenang diharapkan dapat mengungkap motif serta kepemilikan barang-barang terlarang tersebut secara transparan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Senjata ApiPondok Pinang

Berita Terbaru Lainnya

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC IndonesiaHasil MotoGP Inggris 2026, Kemenangan Raul Fernandez dan Update Klasemen PembalapDPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung InspektoratPromo Sepeda Listrik Transmart Full Day Sale, Harga Mulai Rp3 JutaanBelanja Hemat Kulkas dan AC Lebih Terjangkau di Transmart Full Day SaleDewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Kepulauan RiauPemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare di Batuan untuk Sekolah Rakyat PermanenRibuan Pesilat Padati Kawasan Bundaran HI Jakarta Saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026