goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

DPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat

Agus KusumaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 21.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung kini tengah memperkuat langkah-langkah mitigasi risiko dalam pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur penting di wilayahnya. Langkah mitigasi ini secara khusus difokuskan pada proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung serta Gedung Inspektorat Daerah. Untuk membahas potensi risiko tersebut secara mendalam, DPRD Kota Bandung menyelenggarakan sebuah forum diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk Mitigasi Risiko Proses Pelaksanaan Pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Gedung RSUD Kota Bandung

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
. Pertemuan penting tersebut diselenggarakan di Hotel Shakti Bandung pada hari Kamis, 23 Juli.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi legislatif serta pihak-pihak terkait. Hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut adalah Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, serta Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih. Tidak hanya unsur pimpinan DPRD Kota Bandung, forum ini juga diikuti secara aktif oleh pimpinan beserta anggota dari Panitia Khusus (Pansus) 17 DPRD Kota Bandung. Kehadiran para pimpinan dan anggota dewan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen legislatif dalam mengawal jalannya proyek pembangunan agar dapat berjalan dengan lancar dan meminimalkan segala bentuk hambatan yang mungkin terjadi.

Dalam pembahasan di Hotel Shakti Bandung tersebut, DPRD Kota Bandung memfokuskan perhatian pada tiga area risiko utama yang dinilai paling krusial dalam pelaksanaan proyek pembangunan fisik. Aspek pertama yang menjadi sorotan adalah risiko di bidang administrasi dan hukum, yang sangat menentukan legalitas dari pelaksanaan proyek tersebut. Aspek kedua yang tidak kalah penting adalah risiko teknis dan kualitas, guna memastikan bahwa hasil pembangunan fisik memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Sementara itu, aspek ketiga yang turut menjadi fokus perhatian utama adalah potensi terjadinya keterlambatan dalam pengerjaan proyek serta risiko pembengkakan anggaran biaya pembangunan. Ketiga aspek risiko ini dipetakan secara cermat guna menghindari kegagalan proyek di kemudian hari.

Baca Juga

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC Indonesia

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC Indonesia

Terkait dengan upaya mitigasi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, memberikan penekanan khusus mengenai luaran yang harus dihasilkan dari penyelenggaraan FGD ini. Toni Wijaya menyatakan bahwa forum diskusi ini harus mampu menghasilkan sebuah matriks pemetaan dan mitigasi risiko yang jelas dan terperinci. Menurutnya, matriks tersebut tidak hanya memetakan potensi masalah saja, melainkan juga harus memuat pembagian peran yang jelas di antara instansi terkait, langkah-langkah antisipasi yang konkret, serta mekanisme penyelesaian masalah yang disepakati bersama apabila di kemudian hari terjadi kendala atau perselisihan dalam proses pembangunan.

Peran instansi internal pemerintah daerah juga menjadi poin penting dalam skema mitigasi yang dirancang. Inspektorat Daerah diharapkan dapat mengambil peran aktif dengan bertindak sebagai sistem peringatan dini atau early warning system. Melalui fungsi pengawasan internal ini, Inspektorat Daerah dituntut untuk mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan dengan menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, serta akuntabel. Dengan demikian, potensi penyimpangan administrasi maupun keuangan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah hukum yang lebih besar.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Bandung juga mendapatkan penugasan khusus dalam proyek pembangunan Gedung RSUD Kota Bandung. Instansi ini dituntut untuk menyusun dan menyiapkan sejumlah skenario transisi yang matang selama masa konstruksi berlangsung. Langkah antisipatif ini dinilai sangat krusial agar proses pembangunan fisik gedung rumah sakit tidak sampai mengganggu optimalisasi pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Melalui skenario transisi yang tepat, pelayanan medis bagi warga Kota Bandung diharapkan tetap berjalan secara prima dan tanpa hambatan meskipun area rumah sakit sedang dalam proses pembangunan.

Baca Juga

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Sedih atas Temuan 996 Senjata Api di Sekolah

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Sedih atas Temuan 996 Senjata Api di Sekolah

Sementara itu, DPRD Kota Bandung sendiri akan terus memaksimalkan fungsi konstitusional yang dimilikinya, yaitu fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan. Melalui kedua fungsi tersebut, DPRD Kota Bandung berkomitmen untuk terus mengawal dan mengawasi setiap tahapan pembangunan Gedung RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Daerah. Pengawasan yang ketat ini dilakukan demi memastikan bahwa proyek pembangunan kedua fasilitas publik tersebut dapat diselesaikan secara tepat waktu sesuai target yang dijadwalkan, memenuhi standar kualitas fisik yang diharapkan, serta tetap berada dalam koridor anggaran yang telah dialokasikan sebelumnya.

Langkah pemetaan risiko melalui FGD ini juga didasarkan pada kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai pada pertemuan FGD sebelumnya. Dalam diskusi terdahulu, para pemangku kepentingan telah berhasil merumuskan beberapa kesepakatan penting guna mendukung kelancaran proyek. Kesepakatan tersebut meliputi penyamaan persepsi mengenai regulasi yang berlaku, pemberian dukungan terhadap penerapan skema pembiayaan tahun jamak atau multi-years untuk membiayai proyek tersebut, serta upaya untuk menjamin kepastian hukum selama seluruh proses pembangunan berlangsung.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BandungDPRD Kota BandungRSUD Kota Bandung

Berita Terbaru Lainnya

Penyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di Pasar LCGC IndonesiaHasil MotoGP Inggris 2026, Kemenangan Raul Fernandez dan Update Klasemen PembalapPendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Sedih atas Temuan 996 Senjata Api di SekolahPromo Sepeda Listrik Transmart Full Day Sale, Harga Mulai Rp3 JutaanBelanja Hemat Kulkas dan AC Lebih Terjangkau di Transmart Full Day SaleDewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Kepulauan RiauPemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare di Batuan untuk Sekolah Rakyat PermanenRibuan Pesilat Padati Kawasan Bundaran HI Jakarta Saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026