Peristiwa perampokan dan pembunuhan yang menimpa seorang pemilik konter telepon seluler bernama Chandra Waskito (25) di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kini memasuki babak baru setelah aparat kepolisian berhasil menangkap dua orang terduga pelaku. Rangkaian peristiwa ini bermula pada Kamis (6/8) siang, ketika para karyawan toko mulai merasa curiga karena tempat usaha milik korban tersebut belum juga dibuka padahal hari sudah siang. Karyawan toko yang bertugas kemudian mencoba menghubungi Chandra Waskito secara berulang kali melalui sambungan telepon seluler, namun tidak mendapatkan jawaban dari korban. Diliputi rasa curiga dan khawatir, para karyawan akhirnya terpaksa mendobrak pintu konter untuk memeriksa kondisi di dalam ruangan.
Setelah pintu konter didobrak, kondisi ruangan di dalam dilaporkan sudah dalam keadaan berantakan. Karyawan toko menemukan indikasi kuat terjadinya aksi perampokan karena sejumlah barang tidak lagi berada di tempatnya. Sejumlah unit ponsel yang ada di toko tersebut dilaporkan hilang. Selain ponsel, satu unit mobil Honda Jazz berwarna hitam yang diduga milik korban Chandra Waskito juga sudah tidak ada di lokasi. Setelah temuan awal di toko tersebut, kepastian mengenai kondisi korban baru terkuak pada Kamis (6/8) sore. Korban Chandra Waskito ditemukan telah tewas di dalam bagasi mobil Honda Jazz berwarna hitam miliknya. Mobil tersebut ditemukan terparkir di halaman sebuah gudang di Kabupaten Grobogan.








