goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Mengapa Salah Satu JPO Love-Hate Relationship di Rasuna Said Harus Dibongkar?

Nyaring JalungDiterbitkan 9 Agu 2026 - 09.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengapa Salah Satu JPO Love-Hate Relationship di Rasuna Said Harus Dibongkar?
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Bagi warga DKI Jakarta yang sering melintasi kawasan Kuningan, keberadaan dua jembatan penyeberangan orang yang berdiri berdampingan di Jalan HR Rasuna Said tentu memicu tanda tanya. Mengapa ada dua fasilitas penyeberangan dengan fungsi serupa di lokasi yang hampir sama? Keunikan infrastruktur ini bahkan sempat memicu perbincangan hangat di media sosial, hingga publik menjulukinya sebagai JPO "Love-Hate Relationship". Menjawab rasa penasaran masyarakat mengenai nasib kedua jembatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi dan menetapkan kebijakan baru terkait tata kelola fasilitas publik ini.

Mengapa terdapat dua struktur jembatan penyeberangan di satu titik yang sama? Keberadaan dua jembatan penyeberangan orang di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, ini memiliki fungsi yang serupa. Keduanya dibangun untuk memfasilitasi pejalan kaki yang ingin menyeberang jalan raya sekaligus memberikan akses langsung ke moda transportasi massal, termasuk layanan Light Rail Transit (LRT). Perbedaan mendasar di antara keduanya terletak pada masa pembangunan dan pihak yang membangunnya. Jembatan yang berusia lebih tua merupakan infrastruktur yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta beberapa dekade lalu, dengan karakteristik desain khas era tahun 1980-an atau awal 1990-an. Sementara itu, jembatan penyeberangan yang posisinya berdampingan merupakan fasilitas yang lebih baru, yang dibangun oleh pihak LRT dan KAI untuk mendukung integrasi stasiun kereta ringan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Apa alasan utama di balik keputusan Gubernur DKI Jakarta untuk merobohkan salah satu jembatan? Keputusan untuk membongkar salah satu jembatan penyeberangan diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Fokus utama dari pembongkaran ini diarahkan pada jembatan penyeberangan yang berusia lebih tua. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, infrastruktur lama tersebut dinilai sudah tidak lagi memenuhi standar kelayakan fasilitas publik modern. Salah satu kendala terbesar adalah jembatan tersebut sangat tidak ramah bagi penyandang disabilitas. Selain karena tidak memiliki fasilitas lift, terdapat perbedaan ketinggian yang cukup signifikan antara struktur jembatan dengan area di sekelilingnya, sehingga menyulitkan kelompok masyarakat tertentu untuk menggunakannya dengan aman dan nyaman.

Baca Juga

Syarat Iran Buka Selat Hormuz dan Dampaknya terhadap Pelayaran Global

Syarat Iran Buka Selat Hormuz dan Dampaknya terhadap Pelayaran Global

Bagaimana skema penyeberangan bagi masyarakat setelah salah satu jembatan dihilangkan? Setelah proses pembongkaran selesai dilakukan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa nantinya hanya akan ada satu jembatan penyeberangan orang yang dioperasikan untuk melayani masyarakat di kawasan Jalan HR Rasuna Said tersebut. Langkah ini diambil guna merapikan tata ruang kota dan menghindari tumpang tindih fasilitas publik yang tidak efisien. Jembatan penyeberangan yang akan dipertahankan adalah struktur yang lebih baru, yaitu jembatan yang sebelumnya dibangun oleh pihak LRT dan KAI. Dengan menyisakan satu jembatan yang lebih modern, diharapkan alur pergerakan pejalan kaki dan pengguna transportasi umum dapat terpusat pada satu fasilitas yang lebih layak.

Bagaimana pemerintah menjamin kenyamanan pengguna pada jembatan penyeberangan yang dipertahankan? Pemprov DKI Jakarta tidak hanya sekadar mempertahankan jembatan penyeberangan yang baru, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanannya secara menyeluruh. Upaya perbaikan akan difokuskan pada pemeliharaan sarana dan prasarana penunjang yang ada di jembatan tersebut. Pemerintah daerah berjanji akan memperbaiki aspek perawatan berkala agar seluruh fasilitas dapat berfungsi dengan optimal dan aman saat digunakan oleh masyarakat. Salah satu perhatian utama dalam program peningkatan ini adalah memastikan bahwa fasilitas lift yang tersedia pada jembatan baru dapat beroperasi secara normal tanpa hambatan, sehingga aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat umum tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga

Kabar Hiburan, Kembalinya Syahrini, Pilihan Media Sheila On 7, hingga Sekuel Kuasa Gelap

Kabar Hiburan, Kembalinya Syahrini, Pilihan Media Sheila On 7, hingga Sekuel Kuasa Gelap

Meskipun keputusan pembongkaran telah diumumkan secara resmi setelah peninjauan pada Agustus 2026, rincian mengenai jadwal pasti pelaksanaan pembongkaran fisik serta estimasi waktu penyelesaian proyek perbaikan jembatan baru belum dijabarkan secara mendetail. Pemprov DKI Jakarta berfokus pada penyelesaian masalah aksesibilitas dan efisiensi ruang di koridor sibuk Kuningan ini agar integrasi transportasi publik dan kenyamanan pejalan kaki dapat terwujud tanpa adanya fasilitas ganda yang tidak efektif.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungInfrastruktur JakartaPemprov DKI Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

Syarat Iran Buka Selat Hormuz dan Dampaknya terhadap Pelayaran GlobalJadwal SEA V-Cup 2026 Putri 9 Agustus, Indonesia vs FilipinaKabar Hiburan, Kembalinya Syahrini, Pilihan Media Sheila On 7, hingga Sekuel Kuasa GelapLangkah IAEI dan KNEKS Perkuat Tata Kelola Ekonomi Syariah NasionalPanduan Belanja Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026, Syarat, Ketentuan, dan Daftar Harga PromoPerusahaan Migas AS Raup Keuntungan Triliunan Rupiah per Hari Imbas Lonjakan Harga MinyakKetegangan Selat Hormuz Meningkat Setelah Kapal Tanker UEA Diserang RudalPramono Anung Jamin Data Pajak Aman Pascakebakaran Gedung Bapenda DKI

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026