goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Memahami Akar Konflik AS dan ICC dalam Upaya Trump Melindungi Netanyahu

Yohanes IpoiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 00.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Akar Konflik AS dan ICC dalam Upaya Trump Melindungi Netanyahu
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Ketegangan geopolitik global kembali mencuat ke permukaan setelah pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan komitmennya untuk melumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Langkah keras yang diambil oleh Washington ini ditujukan untuk membela Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dari ancaman surat perintah penangkapan yang dirilis oleh lembaga peradilan dunia tersebut. Bagi publik yang ingin memahami dinamika internasional ini secara komprehensif, diperlukan pendekatan sistematis untuk melihat akar permasalahan, posisi hukum masing-masing pihak, serta rencana strategis AS. Berikut adalah langkah-langkah untuk memahami konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan ICC.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah pertama untuk merunut konflik ini adalah dengan meninjau sejarah pembentukan serta batas yurisdiksi ICC. Mahkamah Pidana Internasional didirikan oleh komunitas internasional pada tahun 2002 dengan mandat utama untuk mengadili kejahatan perang, genosida, dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Hal yang sangat krusial untuk dicatat dalam perseteruan ini adalah status keanggotaan negara-negara yang terlibat. Baik Amerika Serikat maupun Israel bukan merupakan anggota pendiri dari lembaga peradilan tersebut. Berlandaskan pada status non-anggota ini, Amerika Serikat sejak lama secara konsisten menolak kewenangan ICC untuk menyelidiki ataupun mengadili warga negaranya, khususnya para personel militer AS.

Langkah kedua adalah mengidentifikasi pemicu langsung dari memuncaknya ketegangan terbaru ini. Perseteruan kembali meledak menyusul keputusan pengadilan di Den Haag yang merilis surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. Keduanya dituduh bertanggung jawab atas kejahatan perang di Gaza. Menanggapi keputusan tersebut, pemerintah Israel menolak keras surat perintah penangkapan itu dan melabeli tindakan ICC sebagai langkah yang bersifat bias serta antisemit. Tel Aviv dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak mengakui yurisdiksi mahkamah tersebut. Lebih lanjut, Israel berargumen bahwa keanggotaan Otoritas Palestina di ICC tidak secara otomatis memberikan hak kepada lembaga itu untuk mengadili para pemimpin Israel, terutama jika merujuk pada ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Oslo.

Baca Juga

Krisis Migrasi di Perbatasan Ceuta, Perjuangan dan Risiko Penyeberangan Menuju Uni Eropa

Krisis Migrasi di Perbatasan Ceuta, Perjuangan dan Risiko Penyeberangan Menuju Uni Eropa

Langkah ketiga dalam memahami dinamika ini adalah mencermati rencana aksi nyata dan manuver politik yang disiapkan oleh pemerintah Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjadi tokoh sentral yang menegaskan komitmen pemerintahannya untuk melumpuhkan lembaga hukum internasional tersebut. Dalam sebuah rapat kabinet yang diselenggarakan di Camp David, Rubio melontarkan kritik pedas terhadap ICC. Ia menilai bahwa lembaga tersebut telah kehilangan legitimasinya karena secara arogan memaksakan yurisdiksi dan kewenangan hukum terhadap negara-negara yang bukan merupakan anggotanya. Manuver politik Rubio ini sebenarnya telah diluncurkan beberapa pekan sebelumnya, tepatnya ketika ia membocorkan rencana strategis Washington untuk membubarkan ICC.

Langkah keempat adalah menganalisis motif dan arah kebijakan politik yang diambil oleh Presiden Donald Trump. Sikap permusuhan Trump terhadap ICC bukanlah sebuah fenomena baru. Penolakan terhadap mahkamah tersebut telah berlangsung sejak masa jabatan pertamanya dan kembali memuncak setelah ia terpilih kembali pada perhelatan pemilu bulan November 2024. Sebagai bentuk tindak lanjut, Washington merancang langkah penjatuhan sanksi kepada para pejabat ICC. Trump secara terbuka merespons situasi ini dengan menekankan bahwa upaya pelemahan ICC tidak difokuskan untuk melindungi dirinya sendiri. Ia secara eksplisit mengonfirmasi bahwa langkah keras tersebut diambil karena Washington sedang berjuang membela Netanyahu, yang kerap disapanya dengan panggilan Bibi, serta sejumlah pihak lainnya.

Baca Juga

Bentrokan Berdarah di Kashmir, Puluhan Demonstran Tewas dan Akses Informasi Diblokir

Bentrokan Berdarah di Kashmir, Puluhan Demonstran Tewas dan Akses Informasi Diblokir

Melalui serangkaian langkah pemahaman di atas, terlihat jelas bahwa perselisihan antara Washington dan mahkamah di Den Haag berakar pada perbedaan pandangan mengenai batas yurisdiksi internasional dan perlindungan sekutu politik. Penolakan historis dari Amerika Serikat dan Israel, yang dipadukan dengan langkah penjatuhan sanksi terhadap pejabat ICC, menandai babak baru dalam hubungan antara negara-negara non-anggota dengan lembaga peradilan global tersebut. Dinamika ini memperlihatkan bagaimana kebijakan luar negeri AS di bawah pemerintahan Trump secara aktif berupaya menekan pengaruh ICC demi melindungi para pemimpin Israel dari jerat hukum internasional.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatIsraelICCMarco RubioBenjamin Netanyahu

Berita Terbaru Lainnya

Profil Shanks dan Pengaruhnya terhadap Masa Depan Luffy di Dunia One PiecePenerapan Energi Ramalan Shio Tikus dan Kerbau pada Senin, 3 Agustus 2026Panduan dan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap dengan KeutamaannyaPerkembangan Evakuasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan SumenepMenghadapi dan Menyelesaikan Kasus Pungli Juru Parkir Liar di Kawasan WisataArah Politik dan Dukungan Partai Golkar di Bawah Kepemimpinan Bahlil LahadaliaInformasi Terkini Penanganan Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan SumenepTindakan Pencegahan dan Pelaporan Indikasi Tawuran Berkaca dari Kasus Jatinegara

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap