Empat outlet kuliner kini resmi beroperasi di wilayah Yogyakarta setelah House of Ninoms meresmikan cabang terbarunya pada Sabtu (1/8). Bisnis yang berawal dari usaha rumahan berbahan dasar dimsum mentai tersebut dipelopori oleh Muhammad Winesqi Nibras, seorang mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang baru berusia 20 tahun. Pemuda yang akrab disapa Ibas ini berhasil mengeskalasi lini usahanya hingga saat ini sanggup mempekerjakan puluhan karyawan di seluruh cabang usaha yang dikelolanya.
Bagaimana latar belakang dan sejarah awal terbentuknya bisnis kuliner ini? Muhammad Winesqi Nibras merintis usaha kuliner ini bersama sang kakak ketika ia masih menempuh pendidikan di bangku sekolah. Niat utama pembentukan usaha tersebut didasari oleh keinginan mulia untuk mengumpulkan dana agar dapat memberangkatkan ibu mereka menunaikan ibadah umrah. Pada masa perintisan awal, skala operasional usaha masih sangat terbatas dan berlokasi langsung di pekarangan depan rumah mereka. Ibas dan kakaknya memanfaatkan fasilitas seadanya, yakni hanya mengandalkan dua unit meja kecil, sebuah spanduk atau banner cetak sebagai penanda usaha, serta kompor portabel satu tungku yang biasa digunakan untuk kegiatan berkemah (camping) guna mengolah sajian dimsum mentai.








