goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Kriminal

Kronologi Lansia di Cakung Dirampok Tetangga hingga Melapor dengan Mulut Terlakban

Ding BalangDiterbitkan 3 Agu 2026 - 01.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Lansia di Cakung Dirampok Tetangga hingga Melapor dengan Mulut Terlakban
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Sebuah peristiwa pencurian dengan kekerasan menimpa seorang lansia perempuan bernama Hartati yang berusia 61 tahun di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kejadian ini menarik perhatian setelah korban mendatangi kantor polisi untuk melaporkan tindak kejahatan tersebut dengan kondisi mulut yang masih tertutup lakban. Untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai kasus ini, berikut adalah informasi lengkap mengenai kronologi kejadian hingga penanganan oleh pihak berwajib.

Siapa korban dalam peristiwa perampokan ini dan bagaimana kondisinya saat melapor?

Korban adalah seorang perempuan lanjut usia bernama Hartati yang kini berusia 61 tahun. Saat mendatangi Polsek Cakung, Jakarta Timur, untuk melaporkan kejadian yang menimpanya, Hartati masih mengenakan pakaian ibadah berupa mukena berwarna putih. Hal yang paling menyita perhatian petugas kepolisian adalah kondisi wajah korban, di mana mulutnya masih dalam keadaan terlakban rapat saat tiba di kantor polisi pada hari Minggu sekitar pukul 14.00 WIB.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Kapan dan di mana peristiwa perampokan tersebut terjadi?

Aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi di rumah kediaman korban yang berlokasi di Kampung Pisangan, Cakung, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah kejadian, korban membutuhkan waktu beberapa jam untuk membebaskan diri sebelum akhirnya bisa sampai ke Polsek Cakung untuk membuat laporan resmi.

Bagaimana kronologi awal mula peristiwa perampokan tersebut terjadi?

Baca Juga

Pemantauan Lokasi Evakuasi dan Data Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2

Pemantauan Lokasi Evakuasi dan Data Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2

Peristiwa ini bermula saat korban sedang melaksanakan ibadah salat di dalam rumahnya. Di tengah-tengah ibadah, ia mendengar ada suara seseorang yang masuk ke dalam rumah. Pada awalnya, korban mengira bahwa orang yang masuk tersebut adalah anaknya sendiri. Namun, dugaan tersebut ternyata salah karena sosok yang masuk ke dalam rumahnya adalah tetangganya sendiri yang bernama Marhum.

Apa bentuk ancaman dan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku?

Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis golok dan melarang korban untuk berteriak meminta pertolongan. Pelaku kemudian melakban mulut, kedua tangan, serta kaki korban agar tidak bisa bergerak dan bersuara. Setelah melumpuhkan korban, pelaku langsung mengambil barang berharga dan melarikan diri, meninggalkan korban dalam kondisi terikat.

Apa saja barang milik korban yang diambil oleh pelaku?

Dalam aksi pencurian tersebut, pelaku berhasil mengambil sejumlah harta benda milik korban. Barang-barang yang dibawa kabur oleh pelaku antara lain uang tunai sebesar Rp600.000, satu buah anting emas dengan berat 1 gram, serta satu unit telepon genggam milik korban.

Bagaimana korban akhirnya bisa meloloskan diri dan melapor?

Baca Juga

Pemerintah Investigasi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Pemerintah Investigasi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Korban ditinggalkan dalam kondisi mulut, tangan, dan kaki terlakban di dalam rumahnya. Setelah kurang lebih dua jam berusaha membebaskan diri, korban akhirnya berhasil melepaskan lakban yang mengikat kedua tangan dan kakinya. Setelah terbebas, korban segera keluar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan selanjutnya mendatangi Polsek Cakung guna melaporkan tindak pidana tersebut.

Bagaimana tindakan kepolisian terhadap pelaku setelah menerima laporan?

Mendapat laporan dari korban, pihak kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi rumah pelaku yang lokasinya berada tidak jauh dari tempat kejadian pencurian. Di lokasi tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku. Pelaku beserta barang bukti hasil kejahatan kemudian dibawa ke Polsek Cakung untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Apa motif pelaku melakukan aksi pencurian terhadap tetangganya sendiri?

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra pada hari Minggu, motif pelaku melakukan aksi kejahatan ini adalah karena masalah ekonomi. Pelaku memiliki keinginan untuk menguasai harta benda milik korban yang merupakan tetangganya sendiri dengan cara melakukan ancaman kekerasan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kriminalitasJakarta TimurperampokanCakunglansia dirampok

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Final VNL 2026 Putra, Polandia Raih Gelar Juara Usai Kalahkan Amerika SerikatDaftar Orang Terkaya di Dunia Juli 2026, Kekayaan Elon Musk TurunMenerapkan Strategi Investasi Kuantitatif ala Jim Simons di Pasar ModalStrategi PT Pollux Hotels Group Tbk Menghadapi Ketidakpastian Bisnis di Era Suku Bunga TinggiRencana Penyatuan Indonesia Raya dan Alasan Gagasan Tersebut Batal TerlaksanaCara Damkar Jakarta Barat Bantu Proses Pemakaman Jenazah Obesitas di Kebon JerukMenjaga Keselamatan di Perlintasan Kereta Api Tanpa Plang Berdasarkan Insiden Serdang BedagaiKisah Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap