goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Hilirisasi Tebu Menjadi Bioetanol oleh PTPN I untuk Ketahanan Energi Nasional

Iswan TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 14.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hilirisasi Tebu Menjadi Bioetanol oleh PTPN I untuk Ketahanan Energi Nasional
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Upaya transisi energi di Indonesia terus didorong melalui berbagai langkah inovatif, salah satunya dengan memaksimalkan potensi dari sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara I atau PTPN I (Persero) memastikan komitmennya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) perkebunan yang secara aktif mendukung program ketahanan energi nasional. Komitmen kuat dari perusahaan pelat merah ini diwujudkan melalui percepatan transisi energi nasional lewat program hilirisasi di sektor perkebunan. Dalam hal ini, PTPN I memfokuskan langkah strategisnya pada pengolahan produk turunan perkebunan untuk dijadikan bioetanol yang ramah lingkungan.

Pelaksanaan pengembangan bioetanol sebagai sumber energi baru dan terbarukan (EBT) di lingkungan PTPN I tidak dilakukan sendirian. Langkah strategis tersebut dilaksanakan melalui salah satu anak usahanya, yakni PT Energi Agro Nusantara atau yang lebih dikenal dengan nama Enero. Kehadiran PT Energi Agro Nusantara memegang peranan yang sangat penting dalam rantai hilirisasi perkebunan ini, khususnya dalam mengelola dan memproses bahan baku turunan tebu. Melalui anak usaha inilah, PTPN I berupaya menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi industri perkebunan tebu di Indonesia.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Dalam proses produksinya, PT Energi Agro Nusantara (Enero) secara khusus bertugas mengolah tetes tebu atau molase menjadi berbagai produk bernilai tinggi yang dibutuhkan oleh pasar. Tetes tebu yang dihasilkan dari proses pengolahan gula tidak dibiarkan menjadi limbah, melainkan diproses lebih lanjut. Salah satu produk utama yang dihasilkan adalah fuel grade etanol yang dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar. Selain itu, Enero juga memproduksi extra neutral alcohol yang sangat penting sebagai bahan baku utama untuk industri farmasi dan kosmetik. Pemanfaatan tetes tebu ini juga diperluas hingga dapat dijadikan bahan untuk pembuatan spiritus serta pupuk hayati.

Baca Juga

Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 Triliun

Kinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 Triliun

Pengembangan hilirisasi tebu menjadi bioetanol ini merupakan bagian dari strategi besar pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Strategi ini dinilai sangat krusial karena dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menekan angka impor energi negara. Dengan memanfaatkan bioetanol dari tetes tebu sebagai bahan bakar alternatif, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) fosil. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional dari fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Untuk memastikan dampak yang terukur dan signifikan bagi ketahanan energi, PTPN menetapkan target produksi yang cukup ambisius dalam pengembangan bioetanol ini. Perusahaan menargetkan kapasitas produksi bioetanol dapat menembus angka 30 juta liter per tahun. Dengan target produksi sebesar 30 juta liter per tahun tersebut, PTPN tidak hanya membidik pemenuhan kebutuhan energi di pasar domestik. Lebih jauh lagi, perusahaan perkebunan milik negara ini juga telah merancang strategi agar bisa berekspansi untuk mengekspor produk bioetanol tersebut ke pasar internasional, khususnya ke kawasan ASEAN.

Baca Juga

Profil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Profil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru Pelindo

Rencana strategis, target produksi, dan komitmen pengembangan energi baru dan terbarukan ini telah disampaikan secara langsung oleh pimpinan perusahaan. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Abdul Rivai Ras, memaparkan secara rinci mengenai langkah hilirisasi tebu menjadi bioetanol tersebut kepada publik. Penjelasan mendalam dari Abdul Rivai Ras ini terungkap dalam sebuah sesi dialog bersama jurnalis Andi Shalini. Dialog mengenai kesiapan PTPN I untuk mengekspor bioetanol ke kawasan ASEAN tersebut disiarkan secara langsung dalam program Squawk Box di saluran CNBC Indonesia pada hari Senin, 27 Juli 2026.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BioetanolTransisi EnergiPTPN IEneroBUMN PerkebunanEkspor ASEAN

Berita Terbaru Lainnya

Cara Memantau Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MKPanduan Perkembangan Isu Terkini Sektor Publik, Lingkungan, dan GlobalKinerja Keuangan Telkom Semester Pertama 2026, Pendapatan Konsolidasi Capai Rp 75,9 TriliunProfil Ubaidillah Amin dan Hambra Samal sebagai Komisaris Baru PelindoSekjen Kemenkum Sebut Hoegeng Awards 2026 Wujud Dukungan Polri Terhadap Asta Cita PresidenCara Mengembangkan Database Kriminal Digital di Misi Internasional PBB ala Brigadir Renita RismayantiPentingnya Patroli Kepolisian dan Pengawasan Orang Tua dalam Mencegah Balap LiarIHSG Ditutup Menguat ke Level 6.236 pada Akhir Pekan, Sektor Teknologi Memimpin

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap