Penyelidikan mendalam terkait meninggalnya seorang dokter residen yang tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Riau akhirnya menemui titik terang. Kasus yang menimpa dr. Alex Cristo Loris ini sempat menarik perhatian masyarakat di Kabupaten Siak dan sekitarnya. Melalui serangkaian pemeriksaan forensik dan olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian kini telah mengantongi kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian dokter anestesi tersebut.
Peristiwa ini bermula ketika jasad korban ditemukan di area sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau. Tepatnya pada hari Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, tubuh korban ditemukan tergeletak di dalam semak belukar yang berjarak sekitar lima meter dari pagar luar rumah sakit tersebut. Saat ditemukan oleh warga atau petugas di lokasi, korban berada dalam posisi terlentang di antara rimbunnya tanaman liar yang membatasi area fasilitas kesehatan itu.








