goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Ekosistem Usaha Bulion Indonesia Kelola Lebih dari 150 Ton Emas pada Paruh Pertama 2026

Agus KusumaDiterbitkan 8 Agu 2026 - 07.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekosistem Usaha Bulion Indonesia Kelola Lebih dari 150 Ton Emas pada Paruh Pertama 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perkembangan ekosistem komoditas emas dalam kegiatan usaha bulion di Indonesia telah mencatatkan pencapaian yang sangat signifikan pada pertengahan tahun ini. Berdasarkan data perkembangan industri keuangan terbaru, total volume emas yang dikelola di dalam ekosistem kegiatan usaha bulion di tanah air secara keseluruhan dilaporkan telah berhasil menembus angka yang sangat besar. Total kelolaan ekosistem emas tersebut tercatat telah mencapai lebih dari 150 ton emas sepanjang paruh pertama tahun 2026. Pencapaian ini menjadi penanda penting bagi perkembangan aktivitas bisnis berbasis emas di Indonesia yang terus menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan.

Di balik besarnya volume kelolaan emas nasional yang menyentuh angka lebih dari 150 ton tersebut, terdapat kontribusi penting dari lembaga keuangan yang beroperasi secara resmi. Hingga saat ini, terdapat dua lembaga keuangan di Indonesia yang telah berhasil memperoleh izin resmi untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan usaha bulion. Kedua institusi keuangan yang telah mendapatkan izin resmi tersebut adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
Pegadaian
(Persero). Sebagai dua lembaga yang memegang izin resmi dari otoritas, baik PT Bank Syariah Indonesia Tbk maupun PT Pegadaian (Persero) memegang peran yang sangat krusial dalam memfasilitasi kebutuhan transaksi, investasi, serta pengelolaan emas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Mengenai jenis-jenis layanan yang tersedia di dalam ekosistem ini, penjelasan rinci disampaikan oleh pihak otoritas pengawas. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), Agusman, memberikan penjelasan mengenai cakupan layanan tersebut. Agusman memaparkan bahwa total kelolaan emas yang mencapai lebih dari 150 ton di paruh pertama tahun 2026 tersebut mencakup berbagai jenis layanan keuangan berbasis emas. Layanan yang berada di dalam ekosistem kelolaan ini secara rinci meliputi layanan simpanan emas, layanan penitipan emas, layanan pembiayaan emas, serta layanan perdagangan emas yang dapat diakses oleh masyarakat.

Baca Juga

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Dalami Tujuh Perusahaan di Jakarta Selatan

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Dalami Tujuh Perusahaan di Jakarta Selatan

Dalam pelaksanaannya, seluruh proses pengembangan ekosistem bulion di tanah air ini terus diupayakan agar berjalan dengan arah kebijakan yang jelas, teratur, dan terstruktur. Upaya pengembangan ekosistem serta kegiatan usaha bulion di Indonesia ini senantiasa dijalankan dengan mengacu pada panduan strategis yang berlaku. Secara khusus, pengembangan ekosistem emas ini dilaksanakan agar berjalan sejalan dengan Roadmap Ekosistem dan Kegiatan Usaha Bulion 2026-2031. Peta jalan atau roadmap tersebut menjadi acuan utama bagi para pelaku industri dan otoritas dalam mengarahkan perkembangan kegiatan usaha bulion di Indonesia agar dapat tumbuh secara sehat dan terintegrasi.

Melihat pencapaian yang solid dan volume kelolaan yang besar pada paruh pertama tahun 2026, masa depan dari industri ini diproyeksikan akan terus mengalami perkembangan yang baik. Kepala Eksekutif Pengawas PVML, Agusman, memproyeksikan bahwa kegiatan usaha bulion di Indonesia akan terus tumbuh secara positif pada masa-masa yang akan datang. Proyeksi pertumbuhan yang positif ini didorong oleh beberapa faktor pendukung utama di dalam negeri. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah meningkatnya minat masyarakat terhadap berbagai layanan emas yang ditawarkan, serta langkah-langkah penguatan ekosistem bulion nasional yang dilakukan secara berkelanjutan oleh berbagai pihak terkait.

Baca Juga

Kebijakan Militer Amerika Serikat di Iran dan Upaya Pencarian Jalan Keluar Diplomasi

Kebijakan Militer Amerika Serikat di Iran dan Upaya Pencarian Jalan Keluar Diplomasi

Dengan adanya sinergi dari berbagai jenis layanan seperti simpanan emas, penitipan emas, pembiayaan emas, dan perdagangan emas yang disediakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Pegadaian (Persero), masyarakat kini memiliki pilihan yang lebih luas dan aman dalam mengelola aset emas mereka. Melalui pengawasan ketat yang dilakukan oleh PVML di bawah kepemimpinan Agusman, serta kepatuhan terhadap Roadmap Ekosistem dan Kegiatan Usaha Bulion 2026-2031, diharapkan seluruh kegiatan usaha bulion di Indonesia dapat terus berkembang. Pertumbuhan ekosistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata dan positif bagi penguatan industri keuangan nasional secara keseluruhan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PegadaianEmasAgusmanUsaha BulionBank Syariah IndonesiaPVML

Berita Terbaru Lainnya

Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Dalami Tujuh Perusahaan di Jakarta SelatanPerjanjian Pertahanan Bersama Mekkah, Arab Saudi, Pakistan, dan Turki Resmikan Aliansi Militer BaruKebijakan Militer Amerika Serikat di Iran dan Upaya Pencarian Jalan Keluar DiplomasiPenanganan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta dan Pengerahan Armada Bronto SkyliftApel Kebangsaan Jaga Jakarta Digelar di Monas Hari Ini, Simak Agenda dan Layanan GratisnyaSengketa Yayasan dan Asal-usul Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta SelatanAturan OJK Terkait Penggunaan Kecerdasan Buatan untuk Analisis Kredit Pinjaman DaringBEI Akan Gelar Lelang Terbuka 11 Saham Bursa pada 1 September 2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap