Dinamika keamanan kawasan Timur Tengah menunjukkan bahwa strategi pertahanan udara modern membutuhkan sistem berlapis dan dukungan koalisi internasional. Menurut laporan Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom), pihak militer AS sukses mematahkan gempuran rudal balistik Iran yang diarahkan ke basis-basis militer mereka. Keberhasilan ini memperlihatkan pentingnya koordinasi regional dalam menahan laju serangan.
Proses pencegatan proyektil balistik di udara umumnya mengandalkan sistem pencegat canggih semacam THAAD maupun Patriot PAC-3. Meski dinilai efektif, operasi ini tetap menyisakan risiko jatuhnya serpihan di darat. Pihak Angkatan Bersenjata Yordania melaporkan keberhasilan sistem pertahanan mereka melumpuhkan tiga rudal Iran saat melintasi ruang udara kerajaan tersebut. Setelah insiden itu, personel Korps Zeni Kerajaan segera diterjunkan guna mengevakuasi sisa-sisa material di sejumlah titik jatuh dalam batas wilayah Yordania.







