goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Internasional

Alasan Donald Trump Menunda Serangan Baru ke Iran dan Kondisi Terkini Timur Tengah

Iswan TandirerungDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Alasan Donald Trump Menunda Serangan Baru ke Iran dan Kondisi Terkini Timur Tengah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pertanyaan seputar perkembangan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali mencuat setelah adanya pernyataan terbaru dari Washington. Situasi di Timur Tengah terus berkembang dengan adanya berbagai upaya diplomasi dan ancaman militer yang saling tumpang tindih. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kondisi terkini berdasarkan fakta dan laporan terbaru.

Apa alasan utama Presiden

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Donald Trump
menunda rencana serangan terhadap Iran?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menyatakan bahwa ia akan menunda rencana serangan baru terhadap Iran. Penundaan ini dilakukan selama masih ada peluang untuk mencapai kesepakatan yang bertujuan menghentikan ambisi nuklir Teheran serta membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, melalui platform media sosial Truth Social. Menurut Trump, Iran dan sejumlah negara di Timur Tengah telah meminta waktu tambahan untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa tim negosiator Amerika Serikat yang terdiri dari Jared Kushner, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio mampu mencapai kesepakatan dengan pihak Iran pada rapat kabinet Jumat lalu.

Bagaimana peran Arab Saudi dalam meredakan ketegangan di kawasan?

Baca Juga

Kolaborasi Amerika Serikat dan Jepang dalam Intervensi Nilai Tukar Yen

Kolaborasi Amerika Serikat dan Jepang dalam Intervensi Nilai Tukar Yen

Keputusan penundaan serangan oleh Amerika Serikat ini muncul setelah Donald Trump melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Dalam percakapan telepon tersebut, sang Putra Mahkota menekankan pentingnya memprioritaskan jalur dialog untuk meredakan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Seorang pejabat Gedung Putih telah mengonfirmasi terjadinya panggilan telepon antara Trump dan Mohammed bin Salman, meskipun pihak pemerintah Amerika Serikat tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai detail isi pembicaraan mereka.

Bagaimana respons Israel terhadap penundaan serangan dan negosiasi ini?

Donald Trump menyebutkan bahwa Israel bergabung dalam komitmen untuk menunda serangan tersebut. Meski demikian, Israel tetap mempertahankan kesiagaan penuh. Menteri Energi Israel, Eli Cohen, menyatakan bahwa koordinasi keamanan dan intelijen antara Israel dan Amerika Serikat berlangsung sangat erat. Cohen menegaskan bahwa dengan atau tanpa adanya kesepakatan, Israel tetap siap bertindak dan menyerang jika Iran mencoba menghidupkan kembali program nuklirnya atau memajukan industri rudal balistiknya. Sebelumnya, Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga telah bertemu di Washington pada Selasa lalu. Seorang pejabat Israel menyebutkan bahwa pertemuan itu membahas seluruh opsi untuk membatasi program nuklir Iran, mulai dari diplomasi, tekanan ekonomi, hingga penggunaan kekuatan militer. Di pihak lain, Teheran telah berulang kali membantah tuduhan bahwa mereka sedang mengembangkan senjata nuklir.

Bagaimana status perundingan mengenai Selat Hormuz saat ini?

Baca Juga

Mengidentifikasi Indikator Eskalasi Krisis Keamanan di Wilayah Konflik

Mengidentifikasi Indikator Eskalasi Krisis Keamanan di Wilayah Konflik

Terdapat pernyataan yang berbeda dari pihak internal Iran mengenai perundingan Selat Hormuz. Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengutip Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi pada Minggu, 2 Agustus 2026, yang melaporkan bahwa perundingan antara Teheran dan Oman mengenai Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir. Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, membantah hal tersebut dengan menyatakan bahwa pembahasan yang sedang berlangsung hanya berfokus pada kesepakatan jalur pelayaran baru dan sama sekali tidak berkaitan dengan ditutup atau dibukanya Selat Hormuz. Pada bulan lalu, Iran juga secara terbuka menolak proposal Oman yang mencakup pengenaan biaya sukarela bagi kapal yang melintas, sebuah rencana yang didukung oleh negara-negara Teluk. Terkait ancaman dari Amerika Serikat, Menteri Pertahanan Iran sementara, Brigadir Jenderal Majid Ebn Al-Reza, menyebutnya sebagai perang psikologis dan kognitif. Meski begitu, laporan Press TV menegaskan bahwa Teheran tetap menanggapi ancaman tersebut secara serius dan akan terus meningkatkan kesiapan serta kemampuan pencegahan.

Apa dampak lanjutan dari konflik ini terhadap keamanan maritim dan sektor energi?

Konflik yang telah bergulir selama lima bulan terakhir ini telah meluas dari kawasan Teluk hingga ke Laut Merah, bahkan menjangkau berbagai fasilitas di Mesir. Selama konflik berlangsung, Iran sebagian besar menutup Selat Hormuz, yang mana sebelum perang merupakan jalur distribusi bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Penutupan ini berdampak langsung pada pasar energi, terbukti dari kenaikan harga kontrak berjangka minyak mentah Brent sebesar 24 persen sepanjang bulan Juli. Situasi keamanan maritim juga semakin terancam setelah kelompok Houthi di Yaman mulai memberikan ancaman di Selat Bab el-Mandeb, yang menjadi salah satu jalur ekspor penting bagi minyak Arab Saudi. Selain itu, lembaga United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan adanya dua insiden maritim di perairan Oman pada hari Sabtu. Insiden pertama melibatkan sebuah kapal tanker yang terkena proyektil tak dikenal hingga mengakibatkan kerusakan pada ruang mesin. Pada insiden kedua, nakhoda kapal tanker lain melaporkan melihat percikan besar dan ledakan di dekat kapalnya, meskipun tidak ada kerusakan yang tercatat dalam peristiwa tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Timur TengahDonald TrumpIranAmerika SerikatArab SaudiSelat Hormuz

Berita Terbaru Lainnya

Kolaborasi Amerika Serikat dan Jepang dalam Intervensi Nilai Tukar YenCara Menyelidiki Fenomena Udang Naik ke Daratan di Kalimantan SelatanFasilitas Hotel Jannah Firdaus Makkah untuk Jamaah IndonesiaProyeksi Pergerakan IHSG Awal Agustus Serta Deretan Saham Pilihan AnalisPenjelasan PLN Terkait Pemadaman Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang SelatanPenyebab dan Dampak Pemadaman Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan pada Senin PagiSyarat dan Aturan Memasuki Hutan Leweung Gede Kampung Adat Kuta di CiamisPemadaman Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan 3 Agustus 2026, Wilayah Terdampak dan Penjelasan PLN

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap