goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Tiga Prioritas Utama dalam Pengelolaan Sekolah Rakyat Menurut Kementerian Sosial

Yohanes IpoiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 06.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tiga Prioritas Utama dalam Pengelolaan Sekolah Rakyat Menurut Kementerian Sosial
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Bagaimana langkah terbaik dalam mengelola Sekolah Rakyat agar dapat memberikan pelayanan pendidikan yang optimal sekaligus menjaga aset negara secara berkelanjutan?

Pertanyaan ini menjadi acuan penting bagi para pengelola lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Sosial. Dalam upaya menyelaraskan standar pelayanan di seluruh Indonesia, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan arahan strategis mengenai tiga prioritas utama dalam pengelolaan Sekolah Rakyat. Instruksi ini disampaikan langsung dalam rapat koordinasi secara daring bersama seluruh kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia pada Rabu, 5 Agustus 2026. Ketiga prioritas tersebut mencakup penuntasan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beserta pendataan awal, pemeliharaan sarana dan prasarana sebagai aset negara, serta penguatan narasi publik mengenai sekolah.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Fokus pertama yang harus dituntaskan oleh para kepala sekolah adalah pelaksanaan MPLS yang disertai dengan pendataan awal siswa secara menyeluruh. Proses transisi siswa baru ke lingkungan sekolah, terutama yang menerapkan sistem asrama, memerlukan perhatian khusus. Gus Ipul menginstruksikan agar seluruh proses MPLS didokumentasikan secara utuh dan terperinci. Dokumentasi ini dimulai sejak momen orang tua mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah, pemeriksaan kesehatan awal, aktivitas harian, hingga kehidupan mereka sehari-hari di asrama. Tidak hanya sekadar dokumentasi visual, pendataan administratif juga wajib diperkuat dengan mencatat hasil pemeriksaan kesehatan serta pemetaan bakat melalui metode DNA Talent untuk setiap siswa. Langkah ini penting agar pihak sekolah memiliki basis data yang kuat untuk memantau perkembangan fisik dan potensi akademik anak didik sejak awal. Selain itu, Program Taruna Bhakti juga harus terus dijalankan secara konsisten dan dilaporkan perkembangannya secara berkala kepada kementerian.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Tren Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Tren Pertumbuhan Ekonomi

Prioritas kedua yang ditekankan adalah pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang berstatus sebagai barang milik negara. Pengelolaan fasilitas pendidikan tidak boleh diabaikan karena seluruh infrastruktur tersebut dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan publik. Untuk itu, membangun budaya disiplin dan kepedulian terhadap fasilitas sekolah menjadi hal yang mutlak. Disiplin ini tidak hanya dibebankan kepada para siswa, melainkan harus diterapkan oleh seluruh warga sekolah tanpa terkecuali. Mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan wajib bersama-sama menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas yang ada. Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Kapusdiklatbangprof) Kementerian Sosial, Afrizon Tanjung, turut mengingatkan para kepala sekolah untuk melakukan pencatatan dan pengamanan aset negara secara tertib. Seluruh barang milik negara harus diinventarisasi sesuai ketentuan demi mencegah risiko kehilangan atau kerusakan yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar.

Langkah ketiga yang tidak kalah penting adalah memperkuat dokumentasi serta narasi publik mengenai Sekolah Rakyat. Di era keterbukaan informasi, publik perlu mengetahui perkembangan, prestasi, serta aktivitas positif yang berlangsung di lembaga pendidikan ini. Dengan membangun narasi yang positif dan terdokumentasi dengan baik, kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan Sekolah Rakyat akan terus meningkat. Dokumentasi yang rapi juga berfungsi sebagai bahan evaluasi internal bagi pengelola sekolah dan Kementerian Sosial untuk melihat sejauh mana efektivitas program-program yang telah dijalankan di lapangan.

Baca Juga

Kemenkeu Ambil Alih Mayoritas Saham Kereta Cepat untuk Selesaikan Utang

Kemenkeu Ambil Alih Mayoritas Saham Kereta Cepat untuk Selesaikan Utang

Penerapan ketiga prioritas ini tentu menghadapi berbagai dinamika di lapangan yang bervariasi di setiap daerah. Sebagai contoh, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 30 Sidrap, Budiman, membagikan pengalamannya dalam melaksanakan MPLS yang bekerja sama dengan Akademi Militer. Meskipun kegiatan tersebut berjalan lancar, terdapat beberapa kendala kesehatan yang dihadapi siswa baru. Beberapa siswa di SRMP 30 Sidrap terpaksa harus dipulangkan sementara waktu karena mengalami demam selama dua hingga tiga hari dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Situasi ini memicu kebutuhan mendesak akan adanya tenaga medis yang bersiaga secara penuh di lingkungan sekolah. Kehadiran tenaga kesehatan di lokasi diharapkan dapat memberikan penanganan pertama secara langsung kepada siswa yang sakit, sehingga mereka tidak perlu dipulangkan ke rumah masing-masing.

Selain masalah kesehatan siswa, pengelolaan kebersihan dan lingkungan juga menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah. Di SRMP 30 Sidrap, pengelolaan sampah masih menjadi kendala operasional yang cukup berat karena adanya aktivitas pembangunan infrastruktur yang masih terus berlangsung di sekitar area sekolah. Menanggapi berbagai masukan dan kendala operasional dari lapangan ini, Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU memastikan bahwa Kementerian Sosial akan menindaklanjuti masukan-masukan tersebut demi perbaikan fasilitas dan manajemen sekolah ke depan. Dengan adanya komitmen dari kementerian serta kedisiplinan dari para pengelola sekolah, diharapkan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dapat menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan yang aman, tertib, dan berkualitas bagi generasi muda.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sekolah RakyatKementerian SosialGus IpulPendidikan KarakterMPLS

Berita Terbaru Lainnya

Prospek dan Tantangan Ekonomi Indonesia Setelah Tumbuh 5,29 Persen pada Kuartal II 2026Jadwal Playoff Games of the Future MLBB 2026, ONIC dan Bigetron Siap Tempur di AstanaAncaman Tindakan Militer Israel di Tengah Negosiasi Amerika Serikat dan IranPemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Tren Pertumbuhan EkonomiPerubahan Peta Perang Saudara Myanmar, Taktik Baru Junta dan Tantangan Diplomasi RegionalKemenkeu Ambil Alih Mayoritas Saham Kereta Cepat untuk Selesaikan UtangTiga Titik Lokasi di Bandung dan Cimahi Jadi Sasaran Pembakaran Pria BerhoodieInvestigasi Makalah Makan Bergizi Gratis untuk Nobel Perdamaian 2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap