goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Swasembada Beras Perkuat Fondasi Kedaulatan Pangan Nasional

Yohanes IpoiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 08.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Swasembada Beras Perkuat Fondasi Kedaulatan Pangan Nasional
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Indonesia secara resmi telah memasuki fase swasembada beras sejak tahun 2025. Langkah bersejarah ini dikukuhkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang mendeklarasikan pencapaian tersebut pada tanggal 31 Desember 2025 tepat pukul 24.00 WIB. Momentum ini menandai keberhasilan penting dalam upaya pemerintah memperkuat fondasi kedaulatan pangan nasional, sekaligus menjadi tonggak baru dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok masyarakat tanpa ketergantungan berlebih pada pasokan luar negeri.

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Pertanian, total ketersediaan pasokan beras di dalam negeri saat ini telah menyentuh angka 26 juta ton. Jumlah ketersediaan yang sangat besar ini terbagi ke dalam beberapa pos penyimpanan strategis. Sebanyak 5,2 juta ton tersimpan sebagai stok fisik di gudang Perum

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
Bulog
, sementara cadangan di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) tercatat berada di kisaran 10,8 juta ton. Di samping itu, potensi panen padi di lapangan atau standing crop yang tersebar di berbagai daerah diperkirakan masih menyumbang sekitar 10 juta ton untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kondisi pasokan yang aman ini juga didukung oleh kinerja penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang optimal. Hingga memasuki awal Agustus 2026, realisasi serapan CBP dilaporkan telah mencapai 87,4 persen, atau setara dengan 3,5 juta ton beras. Dengan tingkat penyerapan tersebut, total stok beras yang kini dikelola secara keseluruhan oleh Bulog menyentuh angka 5,4 juta ton. Guna menjaga keterjangkauan di tingkat masyarakat, pemerintah terus menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui berbagai kanal distribusi resmi dengan mengacu pada ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.

Baca Juga

Sentuhan Personal Jung Kook BTS dalam Kampanye Wewangian Chanel 1957

Sentuhan Personal Jung Kook BTS dalam Kampanye Wewangian Chanel 1957

Pencapaian swasembada beras ini menjadi realisasi dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional. Pada awal masa kepemimpinannya, Presiden sebenarnya memberikan target waktu selama empat tahun kepada tim pangan untuk mencapai swasembada pangan. Namun, kerja keras lintas sektor berhasil mempercepat target tersebut hingga dideklarasikan pada akhir tahun 2025. Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa cadangan beras nasional yang dikuasai pemerintah saat ini merupakan cadangan tertinggi yang pernah tercatat sepanjang sejarah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa peningkatan produksi beras nasional yang signifikan ini merupakan hasil nyata dari perbaikan menyeluruh yang dilakukan dari sektor hulu hingga hilir secara terintegrasi. Pemerintah secara konsisten memperkuat berbagai program peningkatan produksi untuk mendukung produktivitas para petani di berbagai daerah. Langkah-langkah taktis yang dijalankan meliputi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak, penyediaan benih unggul secara merata, modernisasi alat dan mesin pertanian untuk efisiensi kerja, hingga program pendampingan intensif bagi petani di lapangan.

Baca Juga

Aturan Baru Makan Bergizi Gratis, Batas Konsumsi Maksimal 4 Jam dan Wajib Label Ompreng

Aturan Baru Makan Bergizi Gratis, Batas Konsumsi Maksimal 4 Jam dan Wajib Label Ompreng

Selain perbaikan fasilitas pertanian secara fisik, program optimasi lahan di area rawa juga menjadi salah satu pendorong utama peningkatan indeks pertanaman nasional. Program ini terbukti mampu meningkatkan frekuensi panen di sejumlah wilayah potensial yang sebelumnya kurang produktif, dari yang semula hanya satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun. Melalui sinergi program pengelolaan lahan, penyediaan benih unggul, dan modernisasi alat pertanian ini, pemerintah optimistis fondasi kedaulatan pangan nasional akan semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan pemenuhan pangan di masa mendatang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKementerian PertanianBulogSwasembada BerasKedaulatan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Sentuhan Personal Jung Kook BTS dalam Kampanye Wewangian Chanel 1957Update Klasemen Piala AFF 2026, Indonesia Gugur, Persaingan Grup B BerlanjutMengapa Dunia Kerja Responsif Gender Penting bagi Produktivitas Berkelanjutan?Aturan Baru Makan Bergizi Gratis, Batas Konsumsi Maksimal 4 Jam dan Wajib Label OmprengPengembangan Ekonomi Komunitas Melalui Koperasi di Lembah BaliemPenyidikan TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Dalami Tujuh Perusahaan di Jakarta SelatanPerjanjian Pertahanan Bersama Mekkah, Arab Saudi, Pakistan, dan Turki Resmikan Aliansi Militer BaruKebijakan Militer Amerika Serikat di Iran dan Upaya Pencarian Jalan Keluar Diplomasi

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap