goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Kebakaran Hutan Gunung Bromo Diduga Dipicu Perapian Pelintas di Blok Bantengan-Jantur

Marulitua PardedeDiterbitkan 8 Agu 2026 - 10.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Hutan Gunung Bromo Diduga Dipicu Perapian Pelintas di Blok Bantengan-Jantur
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menghadapi tantangan besar akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda sebagian wilayah taman nasional tersebut. Peristiwa kebakaran yang bermula sejak Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB ini telah menghanguskan area yang cukup luas dan memaksa otoritas terkait untuk mengambil tindakan darurat yang cepat. Hingga Jumat (7/8) malam, data resmi menunjukkan bahwa area yang terbakar telah mencapai sekitar 176,20 hektare. Angka kerusakan lahan ini masih berpotensi bertambah karena kondisi cuaca dan angin di lapangan yang dinamis, sementara proses pemadaman masih terus diupayakan oleh petugas gabungan.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup
(BB TNBTS) menduga kuat bahwa kebakaran ini dipicu oleh aktivitas manusia, bukan karena faktor alamiah seperti gesekan dahan kering atau suhu panas ekstrem. Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan bahwa dugaan awal tersebut didasarkan pada lokasi pertama kali titik api muncul. Sumber api terpantau berada di puncak tebing atau perbukitan Blok Bantengan-Jantur. Wilayah perbukitan ini memiliki karakteristik khusus karena dilewati oleh jalur penghubung antar-desa.

Area Blok Bantengan-Jantur tersebut merupakan jalur tradisional yang menghubungkan Desa Argosari dengan Ranu Pani. Rute ini sangat familiar bagi masyarakat setempat maupun para pendaki yang ingin menjelajahi kawasan Bromo Tengger Semeru. Berdasarkan pola pergerakan di jalur tersebut, muncul dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh sisa perapian yang dibuat oleh pelintas jalan. Suhu udara dingin yang ekstrem di kawasan pegunungan sering kali membuat pelintas membuat api unggun kecil untuk menghangatkan diri. Namun, api tersebut diduga tidak dipadamkan secara sempurna saat mereka melanjutkan perjalanan, sehingga sisa bara yang tertiup angin kencang dengan cepat menyebar ke padang vegetasi kering di sekitarnya.

Baca Juga

Dana Asing Rp 17,28 Triliun Masuk ke Industri Pinjaman Daring Indonesia hingga Juni 2026

Dana Asing Rp 17,28 Triliun Masuk ke Industri Pinjaman Daring Indonesia hingga Juni 2026

Meskipun dugaan kelalaian ini menguat, Rudijanta Tjahja Nugraha menilai bahwa insiden tersebut kemungkinan besar terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan untuk merusak hutan. Faktor ketidaktahuan atau kelalaian dalam memastikan padamnya api menjadi pemicu utama. Saat ini, BB TNBTS memilih untuk memprioritaskan keselamatan ekosistem dan pemadaman api secara menyeluruh daripada memburu pihak yang bertanggung jawab. Otoritas taman nasional menegaskan bahwa fokus utama seluruh petugas di lapangan adalah menjinakkan titik-titik api yang masih aktif agar kerusakan tidak semakin meluas ke wilayah konservasi lainnya. Penelusuran hukum atau investigasi terhadap pelaku pembuat perapian belum menjadi prioritas utama saat ini.

Ketidakpastian mengenai total dampak lingkungan juga masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan. Pihak pengelola kawasan belum dapat merinci total kerugian materiil maupun dampak ekologis jangka panjang yang ditimbulkan oleh kebakaran hebat ini. Rudijanta menyatakan bahwa perhitungan mengenai kerusakan vegetasi khas Bromo dan dampak lingkungan secara keseluruhan memerlukan kajian ilmiah yang mendalam dari para tenaga ahli. Oleh karena itu, estimasi kerugian baru akan dilakukan setelah situasi di lapangan benar-benar kondusif dan seluruh titik api berhasil dipadamkan secara total.

Kebakaran ini secara langsung melumpuhkan aktivitas pariwisata yang menjadi urat nadi perekonomian daerah sekitar. Guna mengantisipasi bahaya bagi keselamatan para wisatawan, BB TNBTS mengambil langkah tegas dengan menutup sebagian kawasan wisata Gunung Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan akses ini berimplikasi pada ditutupnya pintu masuk wisata utama dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Kebijakan penutupan sementara ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko bagi publik sekaligus memberikan keleluasaan bagi tim pemadam dalam memobilisasi peralatan ke titik-titik rawan.

Baca Juga

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kronologi Penanganan dan Penyelidikan

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kronologi Penanganan dan Penyelidikan

Upaya pemadaman di medan berbukit yang terjal melibatkan kolaborasi erat antara berbagai instansi penanggulangan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama tim gabungan terus bersiaga mengatasi penyebaran api. Satriyo Nurseno, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur, memantau pergerakan api yang hingga kini dilaporkan masih berpotensi meluas ke area lain. Untuk mengatasi kendala geografis yang sulit dijangkau lewat jalur darat biasa, tim gabungan mengerahkan berbagai jenis armada pemadam.

Peralatan yang dikerahkan di lapangan mencakup satu unit truk pemadam kebakaran, satu unit truk tangki penyuplai air milik BPBD Jatim, serta satu unit mobil L300 yang dimodifikasi dengan membawa tandon air untuk menjangkau jalur yang lebih sempit. Selain armada darat, teknologi modern juga dilibatkan dalam operasi ini. Petugas menggunakan satu unit drone water spray untuk memadamkan api di tebing curam, serta mendapat bantuan udara berupa satu unit helikopter water bombing jenis PK-DBM milik BNPB. Sinergi alat transportasi darat dan udara ini terus dioptimalkan demi menekan laju kebakaran hutan yang telah melahap ratusan hektare lahan konservasi tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kebakaran hutanTaman Nasional Bromo Tengger SemeruKebakaran BromoBPBD Jawa Timur

Berita Terbaru Lainnya

Dana Asing Rp 17,28 Triliun Masuk ke Industri Pinjaman Daring Indonesia hingga Juni 2026Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kronologi Penanganan dan PenyelidikanKomitmen Vokasi Daihatsu di GIIAS 2026 dan Kontribusi untuk SDM NasionalPanduan Lengkap Soekarno Cup 2026, Jadwal, Lokasi, dan Format TurnamenDuduk Perkara Pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan Menunggu Delapan Jam di IGD RSCMBank Kasikorn Indonesia Rencanakan Rights Issue Jumbo untuk Dorong Penyaluran KreditDestry Damayanti Masuk Radar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo SubiantoUnilever Indonesia Raih Penghargaan ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATI

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap