goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Seni Budaya

Jejak Karya dan Kesederhanaan Nasirun, Maestro Seni Rupa yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Yohanes IpoiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 14.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jejak Karya dan Kesederhanaan Nasirun, Maestro Seni Rupa yang Berpulang di Usia 60 Tahun
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Dunia seni rupa Indonesia tengah diselimuti suasana duka yang amat mendalam menyusul kabar berpulangnya salah satu tokoh penting dan maestro seni rupa tanah air, Nasirun. Tokoh seniman yang telah memberikan banyak warna pada perkembangan kesenian Indonesia ini mengembuskan napas terakhirnya pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kepergian sang maestro terjadi pada rentang waktu sekitar pukul 05.58 WIB. Nasirun tutup usia pada umur 60 tahun ketika sedang berada di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Kepergian sosok yang sangat dihormati di kalangan pencinta seni ini tentu saja meninggalkan rongga kosong yang cukup besar bagi perjalanan sejarah kesenian di Nusantara.

Kepastian mengenai kabar duka meninggalnya Nasirun ini tidak hanya menjadi perbincangan di kalangan seniman, tetapi juga telah dikonfirmasi secara langsung oleh warga di sekitar kediamannya. Salah seorang tetangga almarhum yang bernama Bimo Aditya membenarkan informasi mengenai kepergian sang seniman. Bimo Aditya sendiri merupakan warga yang tinggal di kawasan Perum Bayeman Permai, Onggobayan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Konfirmasi dari pihak tetangga ini memperjelas situasi dan memberikan kepastian bagi publik serta para penikmat seni yang sempat terkejut dengan kabar kepergian seniman kelahiran Cilacap, Jawa Tengah tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Sebagai seorang perupa, rekam jejak Nasirun tidak hanya terbatas pada panggung kesenian lokal atau nasional semata. Reputasi dan gaung karya-karyanya telah berhasil menembus batas-batas negara, bahkan namanya diakui telah dikenal secara luas di kancah seni rupa hingga menjangkau lima benua. Sepanjang perjalanan kariernya yang panjang dan penuh dedikasi, seniman asal Cilacap ini secara konsisten mengikuti berbagai pameran seni rupa bergengsi. Pameran-pameran tersebut diselenggarakan di berbagai wilayah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Beberapa negara yang tercatat pernah menjadi lokasi pameran karya-karya Nasirun di antaranya adalah Singapura, Jepang, dan Prancis.

Baca Juga

Dedi Mulyadi Desak Wali Kota Bekasi Pecat Petugas Dishub yang Diduga Peras Sopir Truk

Dedi Mulyadi Desak Wali Kota Bekasi Pecat Petugas Dishub yang Diduga Peras Sopir Truk

Di balik pencapaian internasionalnya, terdapat satu kisah ikonik yang membuat sosok Nasirun begitu lekat di ingatan publik, yakni julukannya sebagai "Seniman Gorengan". Julukan yang unik ini bermula dari sebuah peristiwa bersejarah dalam perjalanan kariernya pada tahun 1997 silam. Pada masa itu, Nasirun menggelar sebuah pameran seni yang diselenggarakan di tempat milik almarhum Shandi Sulaiman. Dalam pameran tersebut, terjadi sebuah fenomena yang luar biasa di mana seluruh karya seni buatan Nasirun habis terjual hanya dalam kurun waktu beberapa jam saja. Peristiwa penjualan karya yang sangat cepat dalam hitungan jam itulah yang kemudian membuat publik dan kalangan seni menyematkan julukan "Seniman Gorengan" kepadanya.

Produktivitas Nasirun sebagai seorang pekerja seni juga patut menjadi catatan tersendiri dalam sejarah seni rupa Indonesia. Selama masa hidupnya, sang maestro tercatat telah mengoleksi sekaligus menghasilkan karya seni dalam jumlah yang sangat fantastis, yakni sebanyak 1.448 karya. Menariknya, karya-karya berharga tersebut tidak lantas disimpan rapat-rapat atau disembunyikan dari pandangan publik. Nasirun justru memilih untuk memajang ribuan karya seni tersebut secara langsung di rumah pribadinya. Kediaman sang seniman seolah bertransformasi menjadi sebuah galeri terbuka yang dapat dikunjungi oleh siapa saja. Setiap pengunjung yang datang diperkenankan untuk melihat dan menikmati keindahan karya-karya tersebut secara gratis tanpa dipungut biaya sedikit pun.

Baca Juga

Menyikapi Isu Pemasangan Pagar Mal di Jakarta agar Tidak Terjebak Spekulasi

Menyikapi Isu Pemasangan Pagar Mal di Jakarta agar Tidak Terjebak Spekulasi

Kesuksesan besar di dunia seni rupa yang mendatangkan pencapaian finansial tidak lantas mengubah karakter asli Nasirun. Di balik statusnya sebagai seniman papan atas, ia tetap mempertahankan gaya hidup yang sangat bersahaja dan dipenuhi dengan keunikan. Sebagai bukti kesuksesannya, Nasirun diketahui memiliki aset yang bernilai hingga miliaran rupiah serta berbagai koleksi kendaraan mewah. Namun, kontras dengan kepemilikan harta bendanya, ia justru memilih untuk tidak memiliki telepon seluler. Selain itu, terlepas dari deretan kendaraan mewah yang dimilikinya, sang seniman ternyata sama sekali tidak bisa mengemudikan kendaraan tersebut.

Pilihan hidup sederhana dan sikap bersahaja yang ditunjukkan oleh Nasirun sejalan dengan prinsip mendalam yang ia pegang teguh dalam berkesenian. Baginya, seni bukanlah sebuah alat untuk mengejar ambisi duniawi semata. Hal ini pernah ia sampaikan secara langsung melalui sebuah pernyataan yang merepresentasikan kemurnian niatnya dalam berkarya. "Saya dari berkesenian tak pernah ambisi untuk menjadi populer, ambisi menjadi kaya raya, apalagi ambisi untuk mengalahkan orang lain," ujar Nasirun. Kutipan ini menjadi sebuah warisan pemikiran yang akan terus dikenang, mengiringi kepergian sang maestro seni rupa yang telah meninggalkan jejak tak terhapuskan di dunia seni Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NasirunSeniman GorenganMaestro Seni RupaSeni Rupa IndonesiaTokoh Seni

Berita Terbaru Lainnya

Peran Polri di Kancah Internasional dalam Mengembangkan Inovasi Pemolisian pada Konferensi APTAPeluang Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Meraih Gelar di Final Washington Terbuka 2026Persiapan Keamanan dan Detail Laga Indonesia All Stars vs Aston Villa di SUGBKPerjalanan Rehan dan Gloria Terhenti di Semifinal Taiwan Terbuka 2026Dedi Mulyadi Desak Wali Kota Bekasi Pecat Petugas Dishub yang Diduga Peras Sopir TrukMenyikapi Isu Pemasangan Pagar Mal di Jakarta agar Tidak Terjebak SpekulasiPenjelasan Resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI Menjawab Kritik Kebijakan SpontanLangkah Darurat Menghadapi Dampak Krisis Kekeringan Ekstrem Sungai Danube

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap