goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Dedi Mulyadi Desak Wali Kota Bekasi Pecat Petugas Dishub yang Diduga Peras Sopir Truk

Togar PanjaitanDiterbitkan 2 Agu 2026 - 14.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dedi Mulyadi Desak Wali Kota Bekasi Pecat Petugas Dishub yang Diduga Peras Sopir Truk
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan praktik pemerasan oleh oknum anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terhadap seorang sopir truk. Peristiwa dugaan pungutan tidak resmi tersebut diketahui terjadi di sekitar kawasan Pos Poncol, Margahayu, Bekasi Timur. Beredarnya rekaman visual tersebut seketika memicu perhatian publik dan mendapat sorotan tajam dari jajaran pemerintah daerah, mengingat tindakan tersebut dinilai mencederai integritas pelayanan publik oleh oknum petugas di lapangan.

Berdasarkan rekaman video yang menjadi perbincangan viral di media sosial itu, tampak seorang pria secara terbuka dan tegas menuntut pengembalian uang dengan nominal sebesar Rp 1,7 juta kepada sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
. Uang tersebut diduga kuat telah dipungut secara tidak resmi oleh para oknum petugas yang sedang berjaga di lokasi kejadian. Sambil terus merekam aksi para petugas menggunakan perangkat selulernya, pria di dalam video tersebut mendesak agar uang yang telah diserahkan bisa segera dikembalikan kepadanya.

Menanggapi protes keras dari pria yang merekam kejadian tersebut, respons para anggota Dishub justru di luar harapan. Para oknum anggota Dishub Kota Bekasi yang berada di pos penjagaan tersebut tampak enggan memberikan penjelasan pasti terkait pungutan itu dan cenderung berusaha menghindari sorotan kamera. Kejadian ini memicu banyak pihak untuk mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi serta pihak kepolisian setempat agar segera turun tangan memproses kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku.

Baca Juga

Peran Polri di Kancah Internasional dalam Mengembangkan Inovasi Pemolisian pada Konferensi APTA

Peran Polri di Kancah Internasional dalam Mengembangkan Inovasi Pemolisian pada Konferensi APTA

Praktik dugaan pemerasan dan pungutan liar yang melibatkan anggota Dishub Kota Bekasi ini langsung mendapat sorotan tajam dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur secara terbuka mengaku sangat kecewa dengan ulah dan perilaku anggota Dishub yang terekam dengan jelas dalam video viral tersebut. Sikap kekecewaan ini disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui sebuah unggahan video singkat di akun media sosial Instagram miliknya pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.

"Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli, pemerasan terhadap para sopir," kata Dedi Mulyadi dalam pernyataan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya. Pernyataan ini menegaskan sikap tegas pemerintah provinsi Jawa Barat terhadap segala bentuk penyalahgunaan wewenang yang merugikan masyarakat luas, khususnya para pengemudi angkutan barang di jalan raya.

Setelah mengetahui dan memperhatikan detail kejadian tersebut, Dedi Mulyadi bertindak cepat dengan langsung berkoordinasi bersama Wali Kota Bekasi. Langkah koordinasi strategis ini diambil secara khusus untuk membicarakan dan mengevaluasi perilaku para pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang terlibat dalam insiden pemerasan tersebut. Dalam pembicaraan itu, Dedi Mulyadi mendesak agar ada sanksi maksimal yang dijatuhkan kepada para oknum petugas.

Baca Juga

Jejak Karya dan Kesederhanaan Nasirun, Maestro Seni Rupa yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Jejak Karya dan Kesederhanaan Nasirun, Maestro Seni Rupa yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Gubernur Jawa Barat tersebut secara spesifik meminta Wali Kota Bekasi untuk mengambil langkah penindakan tegas berupa pemberhentian atau pemecatan secara tidak hormat terhadap petugas yang bersangkutan. "Saya sudah menyampaikan ke Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan diberhentikan (dipecat) dari pekerjaannya secara tidak hormat," ujar Dedi Mulyadi, menegaskan permintaannya kepada pimpinan daerah di Kota Bekasi tersebut.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi sangat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang dalam instansi mana pun. Ia secara khusus berpesan kepada semua petugas yang memakai seragam tempat instansi mereka bekerja agar benar-benar memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat luas. "Bukan mempersulit dan memeras masyarakat," tuturnya memberikan penegasan akhir terkait fungsi utama aparatur sipil negara dan petugas pelayanan masyarakat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratBekasiDedi MulyadiDishub Kota BekasiPungli

Berita Terbaru Lainnya

Transmart Full Day Sale Besok Hadirkan Diskon 50 Persen dan Ekstra 20 Persen, Simak SyaratnyaCara Memilih Paket Umrah yang Tepat di Pameran Islamic Travel Connect 2026Daftar 13 Perjalanan Kereta Api yang Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Acara di MonasPeran Polri di Kancah Internasional dalam Mengembangkan Inovasi Pemolisian pada Konferensi APTAPeluang Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Meraih Gelar di Final Washington Terbuka 2026Persiapan Keamanan dan Detail Laga Indonesia All Stars vs Aston Villa di SUGBKPerjalanan Rehan dan Gloria Terhenti di Semifinal Taiwan Terbuka 2026Jejak Karya dan Kesederhanaan Nasirun, Maestro Seni Rupa yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap