goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Cara Kementerian Pekerjaan Umum Mengatasi Ancaman Kekeringan Melalui Optimalisasi Infrastruktur Air

Agus KusumaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 16.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Kementerian Pekerjaan Umum Mengatasi Ancaman Kekeringan Melalui Optimalisasi Infrastruktur Air
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Ancaman kekeringan pada musim kemarau dan fenomena El Nino yang melanda berbagai wilayah di Indonesia menuntut kesiapan infrastruktur pengelolaan air yang kokoh. Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) tidak hanya mengandalkan bendungan, tetapi juga menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air. Upaya ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim. Melalui kepemimpinan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, kementerian memfokuskan upaya pada optimalisasi infrastruktur penampungan air berskala besar maupun penyediaan sumber air alternatif di tingkat daerah. Pengelolaan infrastruktur sumber daya air dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan produktivitas lahan pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Pilar utama dalam pertahanan menghadapi musim kemarau adalah jaringan bendungan dan waduk yang tersebar di seluruh tanah air. Kementerian PU berkomitmen untuk terus membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air, termasuk bendung dan embung di berbagai wilayah. Saat ini, Kementerian PU mengelola sebanyak 240 bendungan yang memiliki total kapasitas tampung mencapai 7,89 miliar meter kubik. Selain bendungan, terdapat pula 601 situ dan danau dengan perkiraan volume tampungan sekitar 135,59 miliar meter kubik. Seluruh infrastruktur berskala besar ini didukung lebih lanjut oleh ketersediaan lebih dari 1.000 tampungan air baku. Fasilitas-fasilitas penampungan tersebut memegang peranan vital dalam menyokong kebutuhan air bersih harian masyarakat serta memastikan ketersediaan air irigasi pertanian tetap terjaga.

Untuk menjangkau wilayah-wilayah yang kesulitan mendapatkan akses air permukaan pada saat kemarau panjang, pemerintah turut memaksimalkan pemanfaatan air tanah. Langkah nyata ini diwujudkan melalui optimalisasi 10.789 sumur bor yang tersebar di berbagai titik. Sumur-sumur bor tersebut dirancang memiliki kapasitas gabungan yang sangat besar, yakni mencapai lebih dari 114 ribu meter kubik per detik. Kehadiran belasan ribu sumur bor ini menjadi solusi penting guna menyuplai air bersih secara langsung ke area pemukiman warga maupun lahan pertanian. Dengan demikian, pasokan pangan dapat dipastikan tetap aman meskipun daerah tersebut sedang menghadapi tantangan iklim yang cukup ekstrem.

Baca Juga

Bahtra Banong Serap Aspirasi Warga Kabupaten Kolaka

Bahtra Banong Serap Aspirasi Warga Kabupaten Kolaka

Selain mengandalkan infrastruktur permanen, Kementerian PU juga menyiagakan sejumlah peralatan untuk menghadapi kondisi darurat akibat kekeringan. Untuk merespons situasi krisis secara taktis, kementerian telah menyiapkan 125 unit mobile pump (pompa bergerak) serta 921 unit pompa alkon. Tidak hanya itu, sebanyak 49 mesin bor juga disiagakan agar dapat segera dikerahkan ke wilayah-wilayah yang paling terdampak. Guna meningkatkan efisiensi distribusi air, pemerintah mengatur pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Pemetaan daerah rawan kekeringan juga terus dilakukan secara berkesinambungan, diiringi dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah adaptasi yang tepat dalam menghadapi musim kemarau.

Di sektor pertanian, yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan, Kementerian PU mendorong penerapan metode pengairan yang lebih efisien. Pemerintah secara aktif mempromosikan adopsi teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA). Penerapan teknologi IPHA ini dinilai mampu mengurangi kebutuhan air secara signifikan tanpa mengganggu produktivitas lahan pertanian. Melalui inovasi ini, hasil panen padi diharapkan tetap optimal meski pasokan air dari saluran irigasi konvensional sedang mengalami penurunan akibat kemarau.

Baca Juga

Pentingnya Perlindungan Pohon Perkotaan, Sorotan Kasus Penebangan di Kota Bandung

Pentingnya Perlindungan Pohon Perkotaan, Sorotan Kasus Penebangan di Kota Bandung

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pembangunan infrastruktur sumber daya air akan terus dilanjutkan oleh pemerintah. Proyek-proyek strategis seperti pembangunan bendungan baru, perluasan jaringan irigasi, serta pengembangan jaringan irigasi air tanah (JIAT) dan sumur bor menjadi fokus utama Kementerian PU. Seluruh rangkaian pembangunan dan optimalisasi fasilitas pengelolaan air ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan air nasional. Dengan infrastruktur yang memadai dan terintegrasi, dampak buruk dari perubahan iklim dan musim kemarau di masa mendatang dapat diminimalkan secara lebih efektif.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KekeringanKementerian PUBendunganSumur BorDody HanggodoInfrastruktur Air

Berita Terbaru Lainnya

Bahtra Banong Serap Aspirasi Warga Kabupaten KolakaCara Mengembangkan Ekonomi Daerah Melalui Paradigma Baru Program TransmigrasiPentingnya Perlindungan Pohon Perkotaan, Sorotan Kasus Penebangan di Kota BandungJadwal Kapal Semarang-Sampit Agustus 2026 dan Harga TiketRangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Menyambut HUT ke-81 RIKinerja Keuangan Harita Nickel pada Semester I 2026Panduan Memahami Isu Strategis Kebijakan Perkotaan, Ekonomi, dan GeopolitikPjs Gubernur BI Destry Damayanti Proyeksikan Dunia Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap