goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Perkembangan Smelter Manyar PT Freeport Indonesia dan Eksplorasi Blok Tanamalia PT Vale

Marulitua PardedeDiterbitkan 9 Agu 2026 - 06.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Smelter Manyar PT Freeport Indonesia dan Eksplorasi Blok Tanamalia PT Vale
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Target operasional kembali smelter tembaga kedua PT Freeport Indonesia (PTFI) di Manyar, Gresik, Jawa Timur, kini secara resmi dipatok pada September 2026. Langkah pemulihan operasional ini menjadi perhatian besar bagi industri pertambangan nasional, terutama setelah rantai pasokan konsentrat tembaga dari tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua sempat terhambat akibat tragedi tanah longsor. Insiden bencana alam tersebut memberikan tekanan yang cukup berat pada kinerja operasional perusahaan, hingga menekan tingkat produksi PTFI ke angka hanya 65 persen dari total kapasitas normal sepanjang tahun 2026. Hal ini menuntut adanya perencanaan matang agar pemulihan fasilitas pengolahan di Manyar dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Untuk mengatasi penurunan volume produksi yang cukup signifikan tersebut, manajemen PTFI telah menyusun proyeksi pemulihan secara bertahap. Tingkat produksi perusahaan diproyeksikan akan mulai merangkak naik hingga mencapai angka 80 persen pada pertengahan tahun 2027. Setelah itu, pemulihan operasional ditargetkan terus berjalan hingga mendekati kapasitas penuh atau 100 persen pada akhir tahun 2027. Pada saat ini, pasokan konsentrat tembaga dari Papua dilaporkan sudah mulai dialirkan secara bertahap menuju Manyar. Langkah awal pengiriman ini sangat penting guna memenuhi batas volume minimum konsentrat yang disyaratkan sebelum proses pembakaran di dalam furnace (tungku peleburan) dapat dimulai.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Selama masa pemulihan tambang bawah tanah di Papua berlangsung, PTFI memanfaatkan infrastruktur hilir yang ada untuk menyerap pasokan tembaga secara maksimal. Strategi utama yang dijalankan adalah mengandalkan porsi kepemilikan saham mayoritas sebesar 66 persen di PT Smelting. Sementara itu, tantangan operasional yang belum sepenuhnya selesai juga masih dihadapi di fasilitas pengolahan lainnya di Manyar, yakni Pabrik Pemurnian Logam Mulia atau Precious Metal Refinery (PMR). Fasilitas PMR tersebut saat ini masih harus beroperasi dalam kapasitas yang terbatas akibat dampak dari insiden luapan lumpur eksternal yang terjadi pada September 2025. Kendati volume produksi menyusut dan operasional beberapa fasilitas belum optimal, manajemen PTFI memastikan bahwa kontribusi kepada negara serta pembayaran dividen kepada para pemegang saham akan tetap berjalan secara optimal.

Baca Juga

Penerima Beasiswa Baznas Raih 30 Prestasi di Ajang Ilmiah Nasional dan Internasional

Penerima Beasiswa Baznas Raih 30 Prestasi di Ajang Ilmiah Nasional dan Internasional

Sementara wilayah Jawa Timur bersiap dengan pemulihan kapasitas peleburan tembaga, dinamika industri pertambangan di Sulawesi Selatan juga menunjukkan perkembangan yang tidak kalah krusial. Di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) saat ini masih memfokuskan seluruh kegiatannya pada tahap eksplorasi tambang nikel di Blok Tanamalia. Langkah eksplorasi di kawasan Blok Tanamalia ini merupakan tahapan yang sangat krusial bagi perusahaan. Sebelum melangkah lebih jauh ke investasi hilirisasi terpisah yang membutuhkan dana besar, PT Vale Indonesia Tbk harus memastikan kelayakan pengembangan tambang tersebut melalui data eksplorasi yang valid dan komprehensif.

Hasil eksplorasi di Blok Tanamalia ini nantinya akan menjadi dasar kuat untuk menjustifikasi kelayakan investasi sebelum membangun smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL). Smelter HPAL ini direncanakan secara khusus untuk mengolah nikel kadar rendah atau limonit menjadi produk bernilai tambah tinggi. Rencana pengembangan nikel ini juga sejalan dengan minat investasi global yang terus berdatangan ke Indonesia. Salah satunya adalah raksasa otomotif Volkswagen (VW) yang melalui PowerCo telah menunjukkan ketertarikan kuat untuk ikut membangun ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia. Untuk merealisasikan minat tersebut, VW berniat menjalin kolaborasi strategis bersama sejumlah korporasi besar, yaitu Vale, Ford, dan Huayou.

Baca Juga

Alasan Menteri Pertanian Batalkan Rapat Penting dan Langsung Terbang ke Alor

Alasan Menteri Pertanian Batalkan Rapat Penting dan Langsung Terbang ke Alor

Bagi para pelaku industri lokal, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar Gresik serta Luwu Timur, perkembangan proyek-proyek strategis ini memberikan gambaran nyata mengenai peta jalan hilirisasi komoditas tambang di Indonesia. Di Manyar, Gresik, dimulainya kembali pengiriman konsentrat tembaga menjadi sinyal positif bagi penyerapan tenaga kerja lokal dan aktivitas ekonomi di kawasan industri terkait. Di sisi lain, bagi masyarakat di Luwu Timur, kelanjutan eksplorasi oleh PT Vale Indonesia Tbk di Blok Tanamalia membuka potensi ekonomi baru di sektor nikel, meskipun realisasi pembangunan smelter HPAL masih harus menunggu hasil akhir dari studi kelayakan yang sedang berjalan. Dengan pengawasan ketat dan mitigasi risiko operasional, kedua wilayah ini diharapkan dapat menjadi pilar utama penyokong industri pertambangan nasional yang berkelanjutan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PT Freeport Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Penerima Beasiswa Baznas Raih 30 Prestasi di Ajang Ilmiah Nasional dan InternasionalAlasan Menteri Pertanian Batalkan Rapat Penting dan Langsung Terbang ke AlorAsosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia Resmi Terbentuk untuk Perkuat Daya SaingJadwal dan Akses Live Streaming PSG vs Manchester United Pramusim 2026Rekrutmen PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 Resmi Dibuka 9 Agustus 2026, Ini Hal-Hal yang Wajib Disiapkan PelamarDetail Serangan Rusia di Brovary dan Kiev yang Menewaskan Tiga OrangCara Memilih Mobil Listrik di Bawah Rp 300 Juta pada Ajang GIIAS 2026Promo Transmart Full Day Sale Sambut Hari Kemerdekaan Beri Diskon hingga 50 Persen

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026